Dalam kondisi saat ini dimana kita lagi berusaha untuk menjaga keselamatan bersama, negara terus memaksakan kehendak dan memakai sesuatu kelompok tertentu untuk menertifkan masyarakat, padahal dalam pandangan penulis sumber daya yang di miliki oleh anarko sindikalis tidak akan sebanding dengan pulau jawa.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengungkapkan, kelompok Anarko sempat merencanakan aksi penjarahan dan pembakaran sejumlah kota besar di Pulau Jawa, pada 18 April 2020. Irjen Nana bersyukur aksi tersebut bisa terungkap dan jajarannya menangkap beberapa orang anggota kelompok tersebut.
"Mereka juga akan merencanakan aksi dari kelompok ini, yaitu mereka merencanakan bahwa pada 18 April 2020, mereka akan melakukan aksi vandalisme secara bersama-sama, di beberapa kota besar di Pulau Jawa," kata Irjen Nana, dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (11/4/2020).
Bahkan polisi sudah mengetahui kalau Anarko ingin menjarah tanggal 18 di seluruh pulau jawa, ada pertanyaan mengganjal buat polisi berapa anggota anorko sindikalis? dan apa target mereka di tengah bencana? Semuanya harus di jawab oleh polisi bahwa mereka lagi, menacari-cari masalah untuk menertifkan masyarakat karna tidak bisa memaksakan locdown.
Locdown aja jika benar adanya Anarko ingin menjarah, sebab dalam kondisi locdown lawan dari polisi hanya mereka anggota Anarko dan tokoh-tokohkan akan di tutup jadi jelas ya. Bahwa siapa nantinya yang akan menjarah.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H