Cuaca yang kerap hujan seperti beberapa hari terakhir ini, memang memiliki dampak yang tidak baik bagi peternak sapi. Salah satunya adalah semakin meningkatnya gangguan kutu pada ternak. Terutama pada ternak sapi.
Kutu atau sebenarnya adalah sebutan umum untuk ektoparasit pada ternak, sejatinya merupakan serangga endemis yang menyebar di berbagai wilayah tropis di Indonesia. Layaknya serangga lain, seperti nyamuk, kutu dapat dikendalikan. Bahkan, perkembangbiakannya dapat ditekan seminimal mungkin.
Berikut ini, cara sederhana yang dapat dilakukan oleh peternak untuk mengatasi kutu pada sapi.
Pertama, Mandi dengan insektisida.Â
Mandikan sapi dengan insektisida yang disetujui untuk hewan ternak. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang ada pada label produk.
Caranya adalah buatkan bak insektisida yang berisi larutan insektisida. Kemudian pastikan dibuat sekat atau jalan lorong yang menyebabkan sapi tidak bisa mengelak untuk masuk dalam bak tersebut.
Kedua, Penggunaan larutan antiseptik.Â
Anda dapat menggunakan larutan antiseptik seperti larutan sabun atau sampo untuk membersihkan kulit sapi dan membantu menghilangkan kutu. Sebaiknya, memandikan sapi paling tidak seminggu jangan hanya sekali.
Ketiga, Penggunaan obat kutu.Â
Ada banyak jenis obat kutu yang tersedia di pasaran untuk sapi. Konsultasikan dengan dokter hewan atau peternak berpengalaman untuk memilih produk yang sesuai dan aman untuk digunakan.