Banyak elemen yang harus diperhatikan selama bercocok tanam seperti mengatur penggunaan air untuk menyiram dan memperhatikan cuaca sebelum bercocok tanam.Â
Secara tidak langsung hal ini akan menumbuhkan sikap kepekaan anak-anak pada lingkungan agar tanaman yang mereka tanam dapat tumbuh dengan baik.
Selain itu, dengan bercocok tanam artinya anak-anak belajar berinvestasi oksigen karena dengan tanaman yang mereka tanam akan menghasilkan oksigen yang sangat berguna bagi mahkluk hidup.Â
Tidak hanya itu, dengan merawat dan menyirami tanaman setiap hari, dapat menanamkan sikap cinta lingkungan pada anak, selain itu juga bisa mengajari mereka sikap bertanggung jawab terhadap tanaman yang ditanamnya sendiri.
2. Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hasil dari sebuah rumusan dari manfaat berkebun bagi anak-anak oleh Kittie Butcher dari Michigan State University Extension dan Janet Pletcher dari Lansing Community Collegedidapati yaitu mampu meningkatkan kecerdasan anak.
Mengenali warna buah-buahan seperti warna stroberi adalah merah dan warna sayuran wortel adalah oranye secara pasti mampu menstimulus sensorik anak untuk berkembang.Â
Penglihatan mata dan daya pikir akan berkembang.Â
Begitupun juga ketika anak-anak mengenal bentuk-bentuk daun dari tanaman, mengidentifikasi warna bunga, dan mencium aroma aneka buah-buahan segar.
Selain itu, kemampuan motorik anak-anak juga akan berkembang, bagaimana anak mengangkat gembor untuk menyiram tanaman, berjalan pelan ketika menginjak tanah berlumpur dan otot-otot matanya fokus mengamati bagian tanaman yang terserang hama.