Mohon tunggu...
Dio sukmawan
Dio sukmawan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Hubungan Internasional

warga sipil

Selanjutnya

Tutup

Money

Hiburan Masyarakat

4 Oktober 2023   00:07 Diperbarui: 4 Oktober 2023   00:35 124
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ekonomi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Caruizp

Judi online adalah sebuah permainan taruhan untuk mendapatkan keuntungan yang di bayangkan oleh pemain. Di lansir dari narisi tv, Indonesia berhasil menyaingi Rusia dengan meraih peringkat 1 pemain judi online terbanyak di dunia dengan angka mencapai 201.122 pemain aktif di indonesia dan negara mengalami kerugian sebesar 27 trilliun dari satu website situs slot dengan perputaran uang mencapai 2,2 trilliiun per bulan.

Penyebab dari banyaknya pemain slot di indonesia di karenakan mengkonsumsi mentah trik marketing judi online melalui influencer atau publik figur yang mempromosikan situs judi online juga motif dan substansi dalam orang yang main judi terlebih lagi pemain yang berfikir secara irasional yang memicu semua watak buruk yang menjadi sifat alamiah manusia.

Pemanfaatan edukasi yang terbatas merupakan target dari pendiri situs slot untuk memperlancar permainan pasar dan pemanfatan psikologis manusia yang serakah dan di butakan dengan nominal (kemenangan) yang besar juga. karena illusi manusia memang menghendaki untuk terus menantang kemenangan dari judi online, dan hal yang paling mengerikan adalah pemain buta bahwa secara tidak sadar judi online mengatakan bahwa pemain tidak akan kalah, pemain hampir menang, maka di coba berulang-ulang lagi dengan siklus yang sama demi mendapatkan kemenangan terbesar dari judi online tersebut.

Slot atau judi online bukan hanya sebatas game atau hiburan masyarakat, karena dengan pesatnya perkembangan situs slot banyak terjadi kasus pencurian, pembunuhan maupun bunuh diri dan terlilit pinjaman online yang mempermudah para pemain untuk membakar uang mereka di situs judi online. 

Tidak ada kemenangan terbesar dari judi online tersebut, kita semua akan kalah kalau kita tidak berhenti dari hal buruk yang bahkan kita tahu bahwa itu buruk.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun