Mohon tunggu...
dini widiastuti
dini widiastuti Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Unisa prodi Keperawatan

asal yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Bosan Kuliah, Pengen Nikah Aja

24 Desember 2020   20:52 Diperbarui: 24 Desember 2020   21:14 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Masa pandemi covid-19 yang sudah berlangsung cukup lama didunia, khusunya Negara Indonesia. Jumlah kasus yang sudah terkonfirmasi samapai saat ini adalah 678.000 kasus, dengan kasus meninggal dunia mencapai 20.257.

Angka tersebut sudah tergolong tinggi, maka dari itu upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan secara preventif, kuratif dan promotive kepada warga negaranya terus dilakukan mengingat virus covid-19 ini sangat cepat penularannya. Berbagai upaya himbauan untuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak ditempat-tempat umum sudah diterapkan.

Penyebaran virus ini juga merambah ke dalam dunia sosial, ekonomi, budaya khususnya pada dunia pendidikan. Tentang pelaksaaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat covid-19 memberi himbauan bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan di rumah melalui pembelajaran daring atau pembelajaran dari rumah. Mulai dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi sudah menerapkan pembelajaran secara daring agar memungkinkan terjadinya kerumunan.

Banyak faktor kendala dalam pembelajaran secara daring ini misalnya pada anak-anak yang belum begitu paham dengan media sosial. Belum lagi anak-anak yang masih jenjang SD sebagian besar tidak memiliki handphone ini akan lebih membingungkan orangtuanya.

Selain itu orang tua yang kesehariannya berkerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya harus membagi waktu untuk membimbing anaknya dalam melakukan pembelajaran daring ini. Adalagi yang paling utama yaitu tidak semua internet bisa diakses di seluruh Kota yang ada di Indonesia.

Masih ada daerah yang sulit untuk dijangkau internet, tentu saja keadaan ini sangat menyulitkan bagi sebagian besar orang. Karena mereka harus menyesuaikan dengan kondisi yang baru dengan keadaan yang masih tergolong baru.

Dari sini ceritaku dimulai sebagai salah satu mahasiswa disalah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Dengan biaya kuliah yang tergolong cukup tinggi ini tentunya sangat membebankan orang tua saya. Karena kondisi ekonomi yang sedang menurun dampak dari pandemi ini. 

Terhitung sudah hampir satu tahun pembelajaran daring ini dilaksanakan. Banyak sekali teman saya yang mengeluh dengan bosannya pembelajaran daring ini. Aku sendiri pun sudah merasakan kebosanan ini dibarengi dengan rasa bersalah yang harus membahagiakan orang tua yang sudah berjuang keras menyekolahkan saya hingga sampai ditahap ini.

Tidak hanya itu perubahan mood secara tiba-tiba, perasaan tidak bersemangat kerap sekali saya rasakan. Parahnya lagi dikalangan mahasiswa ini banyak yang merasakan stress akibat banyak tugas yang diuberikan dosen dan batas pengumpulan tugas yang mepet membuat mereka harus begadang menyelesaikan tugas agar dapat dikumpulkan tepat waktu sesuai batas pengumpulan tugasnya.

Tentunya hal ini juga akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan para mahasiswa dengan pola tidur dan pola makan yang berantakan karena mereka hanya memikirkan tugas yang begitu banyak. Banyak dari teman saya yang berpikir untuk menikah saja daripada untuk meneruskan kuliah ini.

Tetapi setelah saya pikirkan menikah itu harus siap segalanya dari mental dan materi. Sedangkan dalam usia seumur saya belum mempunyai bekal sama sekali. Yang perlu dilakukan hanyalah mengatasi kebosanan dalam kuliah secara daring ini yaitu dengan :

- Mendengarkan musik saat belajar

Mendengarkan music saat belajar memiliki banyak manfaat, diantaranya membantu suasana hati menjadi lebih baik. Music juga dapat meningkatkan perasaan bahagia dan gembira. Beberapa penelitian juga menemukan fakta, kita akan cepat memecahkan soal pelajaran saat kita berada dalam kondisi hati yang bahagia. Musik pun dapat membantu mengatasi stress dan kecemasan

- Istirahatkan tubuh

Tetaplah menyisihkan waktu untuk beristirahat setelah melakukan kegiatan adalah hal yang sangat penting. Saat kamu terpaku pada posisi tubuh yang sama dan dalam waktu yang lama, tubuh akan merasa lelah atau pegal-pegal.

Banyak juga hal yang bisa dilakukan sambil rebahan meregangkan otot untuk mencari hiburan denganb menonton drakor, srolling tik tok di ponsel. Cara itu akan membuat lebih rileks, asal jangan sampai terlalu lama dann melupakan hal yang paling penting, yaitu belajar

- Keluar nongkrong bersama teman saat weekend

Ini salah satu caraku untuk mengatasi kebosanan belajar daring dirumah dengan sekedar keluar sebentar bersama teman untuk refreshing. Tetapi yang perlu diperhatiakan adalah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan keluar menggunakan masker, selalu menghindari kerumunan, selalu mencuci tangan dimanapun berada

Itulah cara yang ku lakukan untuk mengatasi kebosanan saat kuliah daring ini. Tetap percaya sama kemapuan diri sendiri yang penting kita sudah melakukan yang terbaik untuk membahagiakan orang tua. Jangan menyalahkan atas pencapaian diri sendiri karena tidak semua Bunga mekar secara bersamaan.

Tetap mendekatkan keimanan dan bergantung kepada Allah, dan terus berdoa semoga pandemi ini cepat selesai. Dengan meyakinkan bahwa pandemi ini adalah cara Allah menyayangi dan menguji kita. Semoga dengan cobaan ini kita semakin kuat sehingga mampu untuk menjadikan kita manusia yang bertaqwa.

Tetap semangat kuliah daring ya teman-teman. Jangan berpikir nikah aja hehe. Semangat mengejar gelar Sarjananya dulu baru nikah. Nikah itu boleh kok asal waktunya sudah tepat, asal jodohnya juga sudah ada hehe.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun