Berita yang sedang tren sekarang ini adalah Say No To Prank. Yaa, beberapa Youtuber memang menggungah video prank ke ojol bahkan menjadi trending. Salah satu video yang viral memperlihatkan seorang Youtuber laki-laki melakukan prank dengan cara memesan makanan melalui aplikasi ojek online (GrabFood dan GoFood), setelah diver tersebut tiba di rumahnya, tiba-tiba Youtuber tersebut menelpon driver dan mengatakan membatalkan pesanan tersebut.
Driver tersebut langsung kaget dan sedih. Selang beberapa menit, Youtuber tersebut menghampiri si driver dan mengatakan Prank... Driver tersebut kaget dan sedikit lega karena itu hanya sebatas prank.
Bagaimana dengan aksi yang sengaja membatalkan pesanan (order fiktif) tanpa dibayar sama sekali? Beberapa video di sosial media seperti Facebook, dan Youtube memperlihatkan beberapa aksi yang sangat kejam karena memang sengaja pesan makanan tanpa dibayar. Di video tersebut, si driver sangat marah dan memberikan pelajaran kepada si raja tega...
Namun, prank tersebut rupanya menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat maupun penulis yang melihat video itu dan meminta semua Youtuber menghentikan konten prank tersebut. Bahkan tagar say no to prank menjadi trending di Twitter.
"Emang susah ya bikin konten Youtube, sampai-sampai bikin prank ke ojol,"
"Niatnya membeli dan memberikan uang tambahan tapi caranya yang salah,"
"Semoga pikiran kita semua bisa terbuka dan menghargai satu sama lain." Menurut tweet penulis di akun Twitter.
Kita pasti tahu kan, betapa sulit dan susahnya untuk mencari uang? Jangan hanya sebuah konten, kita bisa seenaknya saja membuat video yang bisa jadi merugikan orang lain. Kalau itu terjadi dengan Anda bagaimana? Harus ada pertimbangan ya untuk membuat konten..
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H