saat diri larut dalam keluh tak berujung kau datang dengan hembusan nafas khas kita sama memadu mengukir indahnya cengkrama sejenak, melupakan bahwa kita sebenarnya samasama asing lukisan otakku kali ini di kotakkotak bagaimana jelas terbaca? seperti goresangoresan aliran Surrealisme tanpa pernah nampak nyata Dien Makmur, Majenang, 2011
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!