Mohon tunggu...
Diana Tobir
Diana Tobir Mohon Tunggu... Guru - Aktivis PMII Surabaya selatan, Alumni Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Sby

Saya adalah seorang guru agama di satuan pendidikan menengah. Saya aktif berorganisasi di luar sekolah terutama pada issue pendidikan dan women empowerment. Saya tertarik pada topik kebijakan pendidikan, pengajaran, aktivitas sosial dan sekolah, serta issue2 perempuan

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Kembangkan Passion Mengajar Melalui LBB

1 Desember 2022   14:57 Diperbarui: 1 Desember 2022   15:06 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Les privat atau LBB pasti sudah menjadi hal yang familiar bagi kita. Rupanya menjadi karyawan tetap atau guru di suatu perusahaan atau lembaga pendidikan terkadang masih belum mencukupi kebutuhan hidup sehari - hari. Maka bisnis yang cukup dikatakan menjanjikan adalah membangun lembaga bimbingan belajar mulai dari skala kecil hingga besar. Banyak hal yang dapat ditawarkan mulai bimbingan belajar khusus untuk bahasa, matematika, komputer, semua mata pelajaran hingga pada skill non akademik. Biaya yang ditawarkan juga variatif mulai dari per pertemuan, per paket bulan atau bahkan langsung per tahun tergantung pada kebutuhan masyarakat dan target pasar. Terdapat LBB dengan skala besar dan target pasar yang elit akan menawarkan banyak program yang dapat dipilih, mempunyai staff karyawan yang sudah terstandar dan fasilitas yang lengkap. Bagi sebagian yang lain menawarkan bimbingan belajar Door to Door atau sering kita sebut les privat dengan harga sesuai kesepakatan. Terdapat juga LBB yang menggunakan tenaga mahasiswa atau pelajar baru lulus SMA untuk mengajar secara privat namun pembayaran tetap melalui LBB yang menaungi. Untuk yang satu ini tenaga pengajar hanya memperoleh beberapa persen saja dari pembayaran. Mengembangkan lembaga bimbingan belajar juga tentu tidak mudah dan membutuhkan biaya yang cukup banyak mulai dari sarana prasarana, tenaga pengajar, staff admin, promosi dan kita juga harus terbiasa mencari hal baru, inovasi baru agar tidak tersaingi dan tentunya passion dalam pendidikan . Mencari metode pengajaran yang tepat sesuai dengan target pasar yang ingin kita tuju. 

Jadi bagaimana ? apakah anda tertarik untuk menjadi guru privat ? mengembangkan LBB sendiri ? atau menjadi tenaga pengajarnya saja ? 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun