Mohon tunggu...
Dian Mardi Safitri
Dian Mardi Safitri Mohon Tunggu... Insinyur - Homemaker, lecturer

homemaker, lecturer

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

[Flash Fiction] Kamboja Kuning

2 Oktober 2010   13:43 Diperbarui: 26 Oktober 2016   14:24 335
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Taman ini selalu membangkitkan romantisme dalam diriku. Di bawah pohon kamboja kuning aku berhenti dan kuhirup sekuntum bunganya. Harum. Sejurus kemudian aku menangkap sepasang mata lekat memandangku. Wajah cantik manis tersipu, lekas-lekas berlalu meninggalkan rasa penasaran di hati. Ah, semilir angin, wangi kamboja dan gadis manis menambah indah sore itu. Di peraduan malam, gadis itu menerawang. Ia telah jatuh cinta. Diciumnya lagi wangi kamboja yang sempat dipetiknya sebelum berlalu sore tadi. Pemuda tampan itu memenuhi hati dan benaknya. 

“Ayah, aku mohon restumu.”

 “Dia bukan jodohmu.”

 “Tapi perasaanku tak akan salah, Ayah.”

 “Percayalah, anakku. Gunakan akalmu. Tuhan pasti sudah menyiapkan yang terbaik untukmu. Tapi bukan dia!” 

Terpuruk di sudut kamar, ia bimbang. Terngiang kalimat itu, "Cantik, maukah menikah denganku?" Lalu terbayang harum kamboja kuning yang syahdu. Air matanya membasahi cinta yang kini membiru. 

Kamboja menjadi saksi, bulat sudah keputusannya. Ditatapnya kekasih yang risau menanti jawaban.

 “Aku mencintaimu.”

 “Aku tahu, tapi….” 

“Jadi, Kau akan pergi denganku?”

 “Maafkan, aku tak bisa. Ada perbedaan besar di antara kita. Tuhan telah mengatur segalanya dengan sempurna. Jumlah kaki kita berbeda, mustahil kita bisa bersatu.” 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun