MINI RISET ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan melalui Perhitungan Rasio Keuangan Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas (Studi kasus pada 4 perusahaan di Indonesia Tahun 2023)
objek riset :
- PT Bali Bintang Sejahtera Tbk ( KLUB)
- Kimia Farma (KAEF)
- PT Industri Jamu dan Farmasi (SIDO)
- Tempo Scan Pasific Indonesia (TSPC)
- PT Pharos Tbk (PEHA)
Tujuan Riset : Menetahui perbedaan (secara deskriptif) kondisi keuangan antara kelima perusahaan diatas. Tahun riset 2023.
- Rasio Likuiditas yang hitung adalah Rasio Lancar dan Rasio Kas.
- Rasio Solvabilitas yang dihitung adalah Debt to Equity Ratio (DER).
- Rasio Profitabilitas yang dihitung adalah Gross Profit Margin/GPM Margin, data awal
Berikut adalah total Asset yang dimiliki masing-masing Perusahaan dari tahun 2022-2023 :
berdasarkan data di atas terlihat bahwa PT BALI BINTANG SEJAHTERA TBK (KLUB) lebih unggul di bandingkan empat perusahaan lainnya, jika di lihat dari total asset nya yang mengalami peningkatan dari tahun 2022-2023. PT BALI BINTANG SEJAHTERA TBK mengalami peningkatan meski tidak signifikan, sedangkan perusahaan lainnya mengalami penurunan.
Penyajian dataÂ
Tabel 1. Tabel data yang dibutuhkan untuk Analisis Rasio Keuangan
- Rasio Likuiditas yang hitung adalah Rasio Lancar dan Rasio Kas.
- Rasio Solvabilitas yang dihitung adalah Debt to Equity Ratio (DER).
- Rasio Profitabilitas yang dihitung adalah Gross Profit Margin/GPM Margin.
Data awal - Rasio Likuiditas
Rasio yang digunakan adalah rasio lancar dan rasio kas.
- Rasio lancar adalah rasio yang melihat kemampuan perusahaan dalam membayar seluruh kewajiban lancarnya dengan menggunakan seluruh asset lancarnya. Menurut Irham Fahmi, rasio lancar adalah ukuran yang umum digunakan atas solvensi jangka pendek, kemampuan suatu perusahaan memenuhi kebutuhan utang ketika jatuh tempo. (Irham Fahmi, 2014)
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!