Mohon tunggu...
Dhianda Maharani
Dhianda Maharani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS

saya seorang mahasiswa semester 4 yang tertarik dalam bidang riset mengenai permasalahan sosial di masyarakat.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Ketahanan Pangan: Kegiatan Panen Raya dan Pasar Murah Le2farm di Kabupaten Sukoharjo

17 Juni 2023   13:44 Diperbarui: 17 Juni 2023   13:45 151
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Indonesia sebagai negara maritim memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tidak hanya hanya pada sektor pertanian, melainkan juga pada sektor perikanan. Sektor perikanan yang berkembang tidak selalu pada daerah pesisir pantai dimana mayoritas mata pencahariannya sebagai nelayan. Namun, di berbagai wilayah Indonesia juga menunjukkan perkembangannya pada sektor perikanan yakni dalam bentuk budidaya ikan air tawar atau ikan konsumsi seperti ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan bawal, ikan patin dan ikan air tawar lainnya. 

Sukoharjo menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang berkembang dalam budidaya perikanan. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan bahwa "luas budidaya perikanan di Sukoharjo mencapai 1.0002 hektare. Lebih dari 90% diantaranya berupa perairan umum". Terkadang masyarakat luas jarang mengetahui jika ikan banyak mengandung zat-zat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bagi yang mengonsumsinya. Ikan merupakan protein hewani yang mudah didapat dan diolah untuk dijadikan berbagai olahan makanan. Salah satu jenis ikan yang sering dikonsumsi masyarakat yakni ikan lele.

Ikan lele dikelompokkan kedalam bahan pangan berprotein sedang dengan lemak rendah, mengandung karoten, vitamin A, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12 dan kaya asam amino (Rosa et al dalam Asriani et al., 2021). Sehingga, kandungan komponen gizi pada ikan lele dapat dengan mudah dicerna dan diserap oleh tubuh manusia baik dari kalangan anak-anak, dewasa maupun orang tua. Ikan lele juga memiliki banyak manfaat diantaranya membantu pertumbuhan dan perkembangan pada anak, kandungan asam amino esensial sangat berguna untuk pertumbuhan tulang, membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh serta memelihara masa tubuh anak agar tidak terlalu berlemak (Rosa et al dalam Asriani et al., 2021).

Mengingat banyak kandungan komponen gizi dalam ikan lele dan pentingnya mengkonsumsi ikan untuk pemenuhan protein kita. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengajak seluruh desa yang ada dalam wilayahnya agar dapat memanfaatkan ikan untuk dikonsumsi dan dibudidayakan. Salah satu wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berada di Kecamatan Grogol yakni Desa Banaran mulai mengembangkan budidaya ikan lele. Budidaya ikan lele ini dikelola langsung oleh pemerintah desa (Kelurahan Banaran) bersama dengan dasiat (pemuda remaja sehat) dan posyandu remaja. Program kegiatan dari budidaya ikan lele di Desa banaran yaitu "Panen Raya dan Pasar Murah Le2farm" yang dibentuk pada tahun 2023. "Adapun kegiatan yang dilakukan seperti panen lele, pasar murah lele dimana lele yang dijual lebih murah dibandingkan pasar kebanyakan. Tidak hanya pasar murah, selain itu berbagai olahan makanan dari ikan lele digunakan sebagai sarana sosialisasi dan mengampanyekan konsumsi ikan lele untuk mencegah stunting", papar Rama Aji selaku pemuda remaja sehat Desa Banaran, Sukoharjo.

Dari yang kita ketahui bahwa stunting tengah menjadi perbincangan yang hangat. Tanpa  disadari kurangnya pemenuhan gizi pada anak dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan salah satunya stunting. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan bahwa "berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, diketahui di Kabupaten Sukoharjo terdapat 5,9% balita wasting dan 20% balita stunting. Sesuai target pemerintah, angka stunting di Kabupaten Sukoharjo turun 14% pada tahun 2024". Kegiatan "Panen Raya dan Pasar Murah Le2farm" di Desa Banaran merupakan salah satu upaya Pemkab Sukoharjo dalam mencegah stunting. Penanggulangan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga setiap keluarga Indonesia. Banyak inovasi maupun terobosan dari berbagai pihak seperti di Pemkab Sukoharjo dalam isu mencegah stunting. Cegah stunting bersama wujudkan Indonesia sehat.

Referensi:

Asriani, A., Santoso, J., & Listyarini, S. Konsentrat. (2021). Protein Ikan Lele Dumbo (clarias gariepenus) Afkir untuk Fortifikasi Kerupuk Melarat. Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime, 2(2), 129-138.

Peringatan Hari Gizi Nasional 2023, Bupati Sukoharjo Targetkan Angka Stunting 14% Hingga 2024. https://humas.sukoharjokab.go.id/peringatan-hari-gizi-nasional-2023-bupati-sukoharjo-targetkan-angka-stunting-14-hingga-2024/.  Diakses pada Selasa, 13 Juni 2023.

Putri, M.N. (2023). Destructive Fishing Bisa Ancam Populasi Ikan di Sukoharjo, Ini Sebabnya. https://m.solopos.com/destructive-fishing-bisa-ancam-populasi-ikan-di-sukoharjo-ini-sebabnya-1649032. Diakses pada Selasa, 13 Juni 2023.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun