Di mana-mana, yang namanya “menentukan passion” memang tak bosan-bosannya untuk dikupas. Terlebih lagi bagi kalian yang tengah menentukan jurusan. Nah, di artikel kali ini, saya akan mengulas bagaimana caranya menentukan passion dengan satu jalan, yaitu MENULIS!
Oke, langsung kalian simak, ya!
***
Sebelum saya terjun di dunia blogging dan memantapkan hati untuk berkarya sesuai passion, saya sempat dilanda kebingungan dalam menentukan bidang yang saya sukai. Sewaktu saya duduk di bangku SMP, saya tertarik dengan artikel tentang otak yang termuat dalam sebuah ensiklopedia yang terpajang di perpustakaan. Belum lagi saat kelas IX, materi tentang Prestasi Diri di buku pelajaran Pkn langsung menarik hati saya untuk mempelajarinya.
Saat SMA, lagi-lagi di sebuah perpustakaan, saya mengambil buku bersampul warna hijau yang bertajuk Tunjukkan Dirimu! . Bahkan buku tersebut sempat saya resensi sebagai bagian dari tugas sekolah. Ditambah lagi, saya banyak membaca artikel-artikel tentang kepribadian dan artikel psikologi lainnya di internet.
Nah, pada saat saya memulai belajar menulis diKompasiana, pada tampilan lama saya memang berfokus di bidang televisi. Bahkan artikel yang mendapatkan label HL pun kebanyakan dari bidang itu. Namun, setelah wajah Kompasiana berganti, perlahan saya ganti bidang ke pendidikan berdasarkan berita-berita tentang sekolah dan pengalamanku, seiring sepinya berita tentang televisi.
Setelah saya menjalaninya selama setahun, entah kenapa saya berani menulis artikel-artikel tentang psikologi dari buku-buku yang telah saya baca, mungkin menurutku bidang inilah yang membuat pikiranku bisa paham dengan apa yang kupelajari. Hmmm, akhirnya saya bisa menemukan jati diriku lewat terjun di dunia ngeblog!
***
Dari pengalaman saya di atas, idealnya, ketika menulis, hendaknya kita membuat artikel sesuai salah satu bidang yang kita sukai, juga bisa dikuasai. Hal ini dilakukan, agar para pembaca mengenali kita lewat tulisan-tulisan yang dihasilkannya, sesuai dengan spesialisasinya. Tapi, kalau misalnya kita bisa menulis lebih satu bidang, misalnya di artikel kesehatan dengan menulis cerpen, juga bagus kok. Bahkan bisa jadi dia menampilkan karya yang penuh dengan multitalenta!
Tapi, kalau ada yang belum menentukan bidang yang akan ditekuni? Apalagi pada saat sekolah, dimana jurusan yang akan diambil harus direncanakan jauh-jauh hari, bagaimana caranya?
Stop berandai-andai, terus ambil buku (tulis), atau buka laptop, lalu MENULISLAH!