Ku menanti sebuah serpihan-serpihan cerita
Yang kau tebarkan bak air hujan tanpa jeda
Gemericik terkadang deras membuat nada-nada
Memancar jelas suasana menjadi merona
Kau sengaja mendekatiku
Yang rupanya membisikkan cerita tentang rindu
Aku tak menolak kalimat-kalimatmu
Meski ku tahu, ada sedikit luka yang membatu
Di sudut ruang kau lemparkan lembaran
Yang nampak putih namun suram
Memaksaku melukiskan rasa yang telah padam
Dan kau menangis tak mampu memaknai rangkaian
Ku persilakan kau pergi
Karena aku ingin sendiri kala ini
Di mana aku tak perlu hadirmu lagi
Di sini aku melanjutkan cerita tanpa ikatan janji
Yogya, 26.08.20
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI