Menurut Peraturan Mentri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010 dikatan:
Plagiat adalah memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.
Identifikasi PlagiarismeÂ
Menurut Novanta (2009), terdapat beberapa faktor yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi plagiarisme, yaitu:Â
- Â Pengguna kosakata
- Perubahan kosakata
- Teks yang membingungkan
- Jumlah kemiripan teks
- Kesalahan ejaan yang sama
- Rangkaian-rangkaian yang panjang kata yang sama
- Orde kemiripan antar teks
- Ketergantungan pada kata atau frase tertentu
- Frekuensi kata
- Keputusan untuk menggunakan kalimat panjang atau kalimat pendek
- Teks yang dapat dibaca
- Referensi yang tidak jelas
Jenis-Jenis Plagiarisme
Ada terdapat beberapa jenis plagiarisme, menurut Sudigdo (2007), jenis-jenis plagiarisme dibagi dalam beberapa kelompok yaitu:
1. Jenis plagiarisme berdasarkan aspek yang dicuri: plagiarisme ide, plagiarismeisi (data penelitian), plagiarisme kata, kalimat, paragraf, plagiarisme total.
2. Klasifikasi berdasarkan sengaja atau tidaknya plagiarisme: plagiarisme yang disengaja dan plagiarisme yang tidak di sengaja.
3. Klasifikasi berdasarkan proporsi atau persentasi kata, kalimat, paragraf yang dibajak: plagiarisme ringan<30%, plagiarisme sedang 30-70% dan plagiarisme berat total >70.
Jenis-Jenis Plagiarisme Proporsi
Menurut Sudigdo (2007) jneis-jenis plagiarisme proporsi yaitu:Â