Social loafing, salah satu sikap yang harus kamu hindari ketika menjadi anak magang. Sikap yang kamu tanamkan ini bisa menjauhkan dirimu dari pengetahuan baru yang seharusnya kamu dapatkan di saat itu. Benarkah persepsi demikian bisa terjadi?Â
Ketika memasuki dunia perkuliahan, pada umumnya, usia telah menginjak angka 18 tahun dan ini merupakan masa transisi di fase remaja.Â
Peralihan dari masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa, dan pubertas lah prosesnya, yang akan dilanjutkan dengan memasuki fase dewasa muda.Â
Tidak jarang, cara pandang yang akan kamu lakukan tentunya pasti akan mulai berubah setahap demi setahap.
Saat memasuki dunia perkuliahan, kamu tidak akan langsung dihadapkan dengan laporan akhir, karena akan ada proses yang dilalui oleh seluruh mahasiwa/mahasiswi yang masih menempuh pendidikan.Â
Sederhananya, kamu yang ketika itu baru diterima pada salah satu perguruan tinggi akan mendapatkan label sebagai maba (mahasiswa baru).Â
Seiring dengan berjalannya waktu, label tersebut pastinya akan tergantikan ketika kamu telah menaiki tangga per semesternya, dan akan mendapatkan label sebagai kating (kakak tingkat).Â
Semakin naiknya usia dunia perkuliahanmu, dan semakin naik ke atas angka semestermu, di saat itulah, kamu mulai belajar pengenalan akan dunia kerja.Â
Salah satunya, pada mata kuliahmu akan ada jadwal magang yang akan kamu tempuh untuk menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Pada saat menempuh pendidikan di bangku perkuliahan, saya juga menjadi salah satu mahasiswi magang, sama seperti mahasiswa/mahasiswi lainnya. Ketika itu, saya dan teman-teman saya diterima magang di salah satu badan usaha milik negara.Â