Mohon tunggu...
Desfina Citra
Desfina Citra Mohon Tunggu... Mahasiswa - 22107030024 uin sunan kalijaga yogyakarta

prodi ilmu komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Parenting

Hati-Hati! Orang Tua Juga Bisa Durhaka Pada Anak

23 Mei 2023   16:44 Diperbarui: 23 Mei 2023   17:27 262
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar: Freepik.com

Orang tua mimiliki peran penting dalam kehidupan dan perkembangan anak. Model pengasuhan positif bagi anak sangat membutuhkan peran orang tua.

Membangun perasaan dengan anak, memenuhi kebutuhan akan kasih sayang, perhatian dan rasa aman, mengedepankan rasa saling menghargai satu sama lain, toleransi, kerja sama, tanggung jawab dan kesederhanaan juga dapat diberikan dalam pola parenting yang positif. Anak-anak juga harus diajarkan cara meneyelesaikan masalah dan mengambil keputusan dengan menggunakan model parenting orang tua yang positif.

Anak-anak cenderung meniru tindakan orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua harus dapat memberikan teladan dan kebiasaan sehari-hari yang baik, sehingga dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya. Teladan dan kebiasaan yang baik ini harus diberikan kepada orang tua sejak kecil karena dapat mempengaruhi perkembangan jiwa anak seiring dengan pertumbuhannya.

Sebagai anak, kita harus menghormati dan mematuhi perintah orang tua kita. Hal ini dilakukan untuk bentuk pengabdian kepada orang tua. Bakti kepada orang tua merupakan hal penting yang harus dilakukan demi kepentingan setiap anak.

Berbakti kepada orang tua diperintahkan Allah melalui Alquran surat An Nisa ayat ke-36 yang berbunyi:

Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua" (QS. An Nisa: 36)

Berdasarkan ayat tersebut, kita dapat menyimpulkan betapa pentingnya berbakti kepada kedua orang tua bagi setiap anak. Berbakti kepada kedua orang tua dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari membantu orang tua menyelesaikan pekerjaan rumah, mendoakan kebaikan dan kesehatan bagi orang tua, hingga menghormati dan mematuhi segala perintahnya.

Namun hal ini sering menjadi cabang kegoisan orang tua, terkadang orang tua selalu merasa dirinya 100% benar. Anak dituntut untuk tidak durhaka terhadap orang tua. Sebab, ridha Allah SWT berasal dari ridha orang tua. Namun, siapa sangka bahwa orang tua juga dapat durhaka terhadap anak dan hal ini juga dibenci Allah SWT. Contohnya adalah bersikap kasar, membanding-bandingkan anak, pilih kasih dan mengekang kebebasan anak.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa karena ia telah menyia-nyiakan orang yang berada di bawah tanggung jawabnya," (HR An-Nasa'i dan Al-Hakim).
Saat anak tumbuh dewasa, tentunya anak akan memiliki banyak teman dan memiliki urusannya sendiri. Memang tidak salah untuk mengawasi dan memberi nasehat yang baik pada anak tetapi jika hal ini terjadi secara berlebihan maka dapat berdampak buruk pada masa pertumbuhan anak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun