Hukum Mendel:
Teori hukum Mendel merujuk pada konsep-konsep dasar dalam pewarisan sifat genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya. Teori ini dikembangkan oleh seorang biologis Austria, Gregor Johann Mendel, pada pertengahan abad ke-19. Mendel melakukan serangkaian eksperimen pada kacang polong (Pisum sativum) dan mengamati pewarisan beberapa sifat tertentu dalam tanaman tersebut.Â
Hukum Mendel juga sebagai dasar teori persilangan pada tumbuhan, mulai dari persilangan Monohibrid yaitu persilangan dnegan satu sifat berdeda, persilangan dihibrid yaitu persilangan dengan dua sifat berbeda dan persilangan resiprok, yaitu persilangan dimana gamet betina dan gamet jantan dipertukarkan sehingga menghasilkan keturunan yang sama, dari hokum Mendel ini nantinya banyak muncul penyimpangan semu dari hukum ini sendiri, seperti interaksi gen, polimeri, kriptomeri, epistasis-hipotasis dan lainnya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H