Pemilihan Umum 2014 sudah semakin dekat. Gejolak yang terjadi di ranah politik maupun di akar rumputpun semakin memanas. Media-media seakan tak henti memberitakan semua hal yang menyangkut Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang baru, yang akan menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Beberapa nama mulai digadang-gadang akan mencalonkan diri mereka untuk bertarung memperebutkan kursi RI 1. Yang sudah resmi, Wiranto dari Partai Hanura berpasangan dengan taipan MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.
Diantara anda, pasti sudah memiliki pasangan capres dan cawapres impiannya sendiri-sendiri. Dan saya menduga, banyak diantara anda yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mencalonkan diri untuk 2014.
Saya pribadi bukanlah orang yang tertarik dengan politik dan segala macam tetek bengeknya. Namun, tingginya antusiasme berbagai pihak dalam urusan capres cawapres ini, membuat saya sedikit tergelitik untuk menyusun pasangan impian saya sendiri. Ingat, pasangan-pasangan yang akan saya tulis ini tidak ada hubungannya dengan pemilu 2014. Saya hanya merasa mereka-mereka ini akan cocok disandingkan, baik secara kemampuan, citra, pembagian tugas dan keunggulan masing-masing. Ini dia pasangan ideal Capres-Cawapres versi saya:
1. Jusuf Kalla - Mahfud MD
Pasangan yang paling cocok untuk 2014 adalah Jusuf Kalla dengan Mahfud MD. Dua sosok dengan reputasi bersih dan berani menggebrak. Kalla, yang sebelumnya merupakan Wapres dari Presiden Yudhoyono, terkenal dengan kerendah hatian dan kepekaan serta kecepatan dalam menilai dan menyelesaikan masalah. Negarawan yang satu ini, bagi saya, tak perlu diragukan lagi kredibilitasnya. Pasangannya, Mahfud MD, adalah seorang mantan hakim MK yang terkenal bersih dan berani melawan sesuatu yang dianggapnya salah, walaupun harus mengobrak-abrik institusinya sendiri.
2. Joko Widodo - Gita Wiryawan
Joko Widodo tidak seharusnya bertarung di 2014, itu menurut saya pribadi. Namun tetap saja tokoh fenomenal satu ini sangat pantas untuk menjadi orang nomor satu di negara ini. Alasannya, mungkin anda semua sudah mengetahuinya. Pasangannya? Saya berharap Gita Wiryawan. Dua-duanya muda. Punya kemampuan di bidangnya masing-masing. Dan bisa memberi harapan baru bagi Indonesia. Jika kita melihat Joko Widodo dari sudut pandang kemampuannya mendekati rakyat dan terkenal dengan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat kecil, maka Gita bisa kita lihat dari sudut pandang teknis. Track Record akademiknya mumpuni, dan pengalamannya di bidang perdagangan sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Saya pikir pasangan ini sangat cocok untuk 2019.
3. Abraham Samad - Anies Baswedan
Yang satu panglima pasukan pemberantas korupsi. Yang satu akademisi muda dengan masa depan cemerlang. Dua-duanya punya kepedulian yang tinggi terhadap bangsa ini. Pasangan ini bisa 'berbahaya' di 2019.
4. Sri Mulyani - Said Aqil Siraj
Saya tak peduli dengan isu-isu yang menyangkutkan Sri Mulyani dengan Kasus Century dan kapitalisme. Dan anda pun punya hak untuk menganggap Sri Mulyani adalah pihak yang jahat. Tapi satu hal yang tak bisa dipungkiri; Sri Mulyani adalah sosok reformis. Sosok perempuan bertangan besi dalam arti yang baik. Ekonom ulung yang tak segan membabat korupsi di dunia Perpajakan, apapun resikonya. Saya pikir Indonesia butuh sosok berani dan tegas macam Sri Mulyani. Track Recordnya (kecuali di kasus Century, dimana statusnya pun belum jelas) bisa dibilang bersih.
Wakilnya, saya memilih sosok agamawan yang pluralis dan mampu menentramkan hati masyarakat yang terdiri dari berbagai macam suku dan agama (hal yang jarang ditemui saat ini). Tak ada yang lebih cocok memenuhi kriteria tersebut, selain Said Aqil Siraj. Sepak terjang beliau dapat dilihat dari bagaimana NU (organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang diketuainya) bersikap dalam menyikapi permasalahan yang melanda bangsa ini.
5. Mahfud MD - Agus Martowardojo
Kenapa saya masukan nama Mahfud MD dua kali? Karena memang beliau pantas menjadi Presiden maupun Wakil Presiden. Lalu kenapa Agus Marto? Karena bagi saya, jika ada seorang menteri yang pantas untuk duduk di kursi Presiden/Wakil Presiden, maka orang menteri tersebut adalah menteri keuangan atau menteri luar negeri. Agus Marto bagi saya adalah forgotten hero. Seorang baik yang tak terlalu mendapat perhatian masyarakat. Selama menjadi Menkeu, Agus Marto terkenal sulit untuk diajak 'kompromi'. Track record dan basic pendidikannya pun tinggi. Maka pantas saja dua orang ini disandingkan.