PEMALANG-Bakti Sosial bertema "PEKA (Produktif,Edukatif,Koperatif,Adaptif)" yang di selenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Pemalang Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto ( IMP SAIZU). bertempat di desa Purana, kecamatan Bantarbolang Rabu (17/01/2024). Acara tersebut bertujuan untuk menjadikan mahasiswa lebih berpengalaman dalam bermasyarakat supaya kedepanya bisa beradaptasi serta menjaga tata krama dengan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 7 hari dimulai dari tanggal 17 s.d 21 januari 2024.Acara ini resmi di buka oleh bapak Sopan selaku kepala desa Purana kemudian di lanjut sosialisasi stratergi pemasaran produk oleh Irma Dewi Yuspita, S.S. dari DISKOPERINDAG kabupaten Pemalang, sosialisasi Pendidikan di SD Purana, IMP mengajar (SD,TPQ,dan Madrasah Diniyah), cek kesehataan gratis, lomba lomba, hingga khitan masal dan pengajian umum sebagai puncaknya.
Ketua panitia pelaksana, Abuya Lubis Murtadho menyampaikan "kegiatan bakti sosial ini adalah sebuah bentuk dari kita mahasiswa yang katanya mempunyai fungsi ataupun peran diantaranya agen off change, social enginering, dan social control yang mana kita sebagai mahasiswa tidak bisa mengaplikasikannya langsung apabila hanya stuck di kampus, maka kita harus terjun ke masyarakat secara langsung".
"Untuk kedepanya lebih bisa beradaptasi serta menjaga tata Krama karo masyarakat karena adab itu lebih tinggi daripada ilmu (Al-adabu fawqo Al Ilmi), juga tetap semangat dan tegar dalam ber IMP karena sesuatu yg indah itu melalui proses yang tidak mudah". sambung ketua panitia.
Ketua umum IMP SAIZU purwokerto menyampaikan bahwa "kegiatan ini lumayan challengging bagi mahasiwa IMP itu sendiri, dimana kami menghadirkan program baru yakni Khitan masal yang sebelumnya belum pernah di lakukan oleh IMP SAIZU. Bersyukur sekali dengan antusias warga desa purana terutama para wali dari anak yang mengikuti khitan masal karena telah mempercayakan khitan anaknya kepada kami".
"Untuk keseluruhan kalian luar biasa hebat, baru terjun ke masyarakat, langsung bikin acara besar. semoga suksess terus kedepanya, dan selamat menebar manfaat" ucap ibu Tri Mulyani selaku warga desa.
Acara bakti sosial ini perlu dilestarikan dengan menggandeng kolaborasi antar organisasi agar bisa menciptakan rasa bermasyarakat pada mahasiswa. Tentu, juga mempermudah segala tindakan jika melangkah bersama, toh banyak sekali organisasi yang mati dikarenakan bingung dalam menjalankan tindakan.
Penulis : Sinta Dita Aryani ( Mahasiswa UIN SAIZU Purwokerto)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H