Pendahuluan
Dalam rangka mengembangkan sektor pertanian modern, mahasiswa Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik selama 1 bulan di Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Fokus utama program ini adalah pengembangan budidaya anggur di Ijo Garden dengan menerapkan berbagai teknik pertanian inovatif. Beberapa kegiatan utama meliputi penerapan metode grafting dan pruning pada pohon anggur, pembuatan jadam sulfur untuk pestisida, penanaman pohon anggur di halaman masjid sebagai branding mitra, serta pembuatan Photosynthetic Bacteria (PSB) sebagai solusi pertanian berkelanjutan.
Penerapan Metode Grafting dan Pruning pada Pohon Anggur
Untuk meningkatkan produksi anggur di Ijo Garden, mahasiswa yang dibantu dengan mitra kebun anggur Ijo Garden menerapkan teknik grafting dan pruning. Grafting digunakan untuk menghasilkan varietas anggur unggul dengan cara menyambungkan batang bawah yang kuat, biasanya merupakan anggur lokal, dengan batang atas berkualitas, biasanya merupakan anggur impor.
Sementara itu, pruning atau pemangkasan dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan cabang dan meningkatkan hasil panen. hal ini dilakukan dengan cara memangkas cabang samping yang sudah berbuah.

Pembuatan Jadam Sulfur sebagai Pestisida Pencegah Jamur
Dalam menjaga kesehatan tanaman anggur, mahasiswa KKN juga membuat jadam sulfur, yaitu pestisida organik berbasis sulfur yang dapat mencegah serangan jamur. Pestisida ini dibuat dari bahan alami dan aman digunakan tanpa merusak lingkungan. bahan utama yang digunakan adalah belerang, selain membuat pestisida jadam sulfur, kami juga membuat perekatnya agar pestisida tersebut dapat bertahan sedikit lebih lama dan bekerja secara maksimal dalam menangani jamur pada tanaman anggur, dan bahan utama yang digunakan untuk membuat perekatnya adalah minyak goreng.

Pembuatan Photosynthetic Bacteria (PSB)