Oleh sebab itu apabila puasa yang dilakukan benar, pasca bulan ramadan ia akan menjadi pribadi yang mempunyai kepekaan sosial yang makin meningkat. Insya Alloh, apabila seorang muslim dapat melakukan puasa dengan benar, tidak akan terjadi sikap hedon yang ditandai dengan memamerkan kekayaan di tengah kalayak ramai. Hakikinya puasa ramadan juga melatih pelakunya bersikap adil dan dapat berpartisipasi dalam membuat lingkungannya sejahtera.
d) Manfaat spiritual
Manfaat spiritual berkaitan dengan makin berkualitasnya seseorang  membangun hubungan vertikal kepada sang kaliq. Manfaat ini hakikinya merupakan manfaat yang berada dalam puncak kebermanfaatan seseorang yang melakukan puasa dalam bulan ramadan. Dengan kata lain, puasa ramadan merupakan sarana yang sangat tepat dalam mengasah kecerdasan spiritual seorang hamba. Sebab makin berkualitasnya hubungan seseorang dengan sang kaliq, ibadah yang dilakukan selalu bermakna.
Dengan kata lain, ibadah yang dilakukan terjauhkan dari praktik ritualitas semata. Inilah yang menjadi puncak keberhasilan seseorang melakukan puasa di bulan ramadan.
Keempat manfaat di atas hakikinya adalah hal-hal yang berkaitan secara langsung dengan status seseorang sebagai makhluk social yang berkewajiban membangun relasi social secara harmoni serta sebagai makhluk ciptaan Alloh SWT yang berkewajiban berserah diri melalui kegiatan ibadah yang telah diperintahkan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H