Mohon tunggu...
M Chozin Amirullah
M Chozin Amirullah Mohon Tunggu... Relawan - Blogger partikelir

Antusias pada perubahan sosial, aktif dalam gerakan mewujudkannya. Menghargai budaya sebagai bunga terindah peradaban. Memandang politik bukan sebagai tujuan namun jalan mewujudkan keadilan sosial. Tak rutin menulis namun menjadikannya sebagai olah spiritual dan katarsis. Selalu terpesona dengan keindahan yang berasal dari dalam. Ketua Gerakan Turuntangan, Mengajak anak muda jangan hanya urun angan tetapi lebih baik turun tangan. Kenal lebih lanjut di instagram: chozin.id | facebook: fb.com/chozin.id | twitter: chozin_id | Web: www.chozin.id

Selanjutnya

Tutup

Sosok Pilihan

Awal Kenal Anies, Simpati Karena Rendah Hati

20 Agustus 2023   09:00 Diperbarui: 20 Agustus 2023   09:12 362
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto : twitter.com/Anies Baswedan

Oleh : M Chozin Amirullah  

Beragam orang mengenal dan mendukung Anies Baswedan. Berikut adalah salah satu cerita dari seseorang, yang awalnya tak tertarik dengan Anies Baswedan namun berikutnya mendukung Anies. Sebut saja namanya Rico, bukan nama sebenarnya, menceritakan first impression dengan Anies Baswedan saat nongkrong di Kafe Pedjuang pada Senin 7 Agustus 2023, kala itu. 

“Anak saya penggemar berat sepak bola. Suatu saat, anak saya ini saya ikutkan ke sekolah sepak bola. Nah karena anak saya itu jago memainkan sepak bola itu akhirnya sayapun diminta untuk menjadi pembina oleh pihak sekolah anak saya.”

“Pada suatu hari, di sekolah anak saya itu mengadakan kompetisi sepak bola yang kebetulan saya ditunjuk sebagai ketua panitianya. Dalam perjalanan ada kabar, bahwa ternyata Ismail anak bungsu pak Anies Baswedan, juga penggemar sepak bola dan turut dalam kompetisi tersebut. Malahan yang mengejutkan lagi infonya bahwa pak Anies Baswedan akan menghadiri pada kompetisi itu. Sontak, panitia pelaksana kompetisi  sepak bola tersebut tergopoh-gopoh mendengar kabar itu, termasuk segenap guru dan karyawan di sekolah anakku.”

“Tapi, bagiku biasa-biasa saja karena selama ini saya sendiri tidak silau dengan jabatan-jabatan. Pasalnya, pak Anies Baswedan kala itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, bagaimanapun jua panitia dan pihak sekolah tentunya ingin menjamu pak Anies Baswedan sebaik mungkin selaku pejabat publik nomor satu di  DKI Jakarta.”

Foto : facebook.com/aniesbaswedan
Foto : facebook.com/aniesbaswedan

“Gayung pun bersambut, pada hari pelaksanaan kompetisi  sepak bola di sekolah anak saya itu, pak Anies Baswedan hadir. Ada hal yang mengejutkan saya selaku panitia pelaksana, setelah saya menyambut beliau dan menyalaminya, pak Anies Baswedan mengatakan bahwa beliau menghadiri bukan sebagai Gubernur DKI Jakarta, akan tetapi sebagai orang tua siswa atau wali murid, jadi tolong perlakukan saya biasa-biasa aja.”

“Malahan beliau sendiri menempatkan duduk dan menonton dari pinggir lapangan bersama orang tua siswa dan penonton lainnya, bukan duduk dikursi yang kami sediakan untuk tamu undangan secara khusus. Hal itulah yang membuat saya interest  kepada pak Anies Baswedan.”

"Saking interestnya dengan pak Anies Baswedan, sayapun tergerak untuk searching di Youtube kegiatan-kegiatan beliau, mencermati pidato-pidato beliau pun sampai saya membaca rekam jejak beliau digoogle. Oleh karena hal itulah yang membuat saya ini bergabung dalam tim pemenangan pak Anies Baswedan serta mewakafkan pikiran dan tenaga saya untuk memenangkan pak Anies Baswedan.”

Demikianlah, beda orang beda cara dalam memaknai sebuah perilaku. Kerendahan hati Anies Baswedan ternyata menjadi penarik bagi seseorang untuk bersimpati dan kemudian mendukung perjuangannya. []

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosok Selengkapnya
Lihat Sosok Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun