Washington Wizard justru tampil lebih baik tanpa John Wall. Ball movement jadi lebih lancar dan tembakan jauh lebih terarah. Minimal nggak ada pemain yang buru-buru nembak meski waktu menembak habis masih luamaaaaaa. Sewaktu Wall absen lama di periode pertama, mereka emang kalah lima kali dari sembilan kesempatan, dan justru membaik di periode kedua, terutama di paruh pertama. Ketika Wall tidak bermain, pemain seperti Tim Frazier dan Tomas Satoransky justru tampil bagus, separuh dari tembakan tiga angkanya masuk. Defense Satoransky juga lumayan dan berhasil bikin Russel Westbrooks mati kutu. Meski jago defense, defensive rating justru nggak gitu bagus lantaran tim praktis hanya sibuk dengan Bradley Beal yang emang sulit dihentikan
Kelebihan: Kelebihan tim ini justru terletak pada Marcin Gortat. Doi punya jago ngoper yang bikin permainan lebih ngalir, maklum pernah maen bareng Steve Nash. Sayang doi bukan center yang kokoh, ketemu center lebih komplit, defensenya kurang ngegigit.
startting line-up washington wizarf (dailynewsgazzete.com)
Kekurangan:Wizard rada kesulitan klo kudu
nutup pertandingan. Permainan mereka mudah kebaca di akhir. Kasih bola ke Wall, iso jump shot, kaga masuk. Kasih ke Beal, sami mawon. Ketika ketemu Cavs, mereka serasa pasrah. Lebron
ngedrive dan
ngedunk tanpa halangan. Wajar, wong klo udah begono, Lebron nyaris pasti dapet free throw.
Pemain Cadangan:Wizard
termasuk tim yang punya cadangan merata, nyaris semua pemain cadangan jago tembak, dari Mike Scott sampe Jordy Meeks. Pemain favorit saya, Kelly Oubre, malah bisa bikin pemain favorit saya yang lain Lou Williams mati kutu. Wizard, meski Gortat kurang piawai jadi rim protector, masih punya Ian Mahimi yang jago ngedunk. Buat saya sebuah tim bisa disebut bagus ketika punya empat pemain yang bisa mengisi peran starter dari bangku cadangan. Wizard salah satunya.
Channel: MLG Highlight
Toronto Raptors
Ketika sebagian besar tim berlomba mencari shooter, mereka justru menggamit big man tinggi gagah yang nggak pelit bergerak macam Lucas Nogueira, Pascal Siakam, dan Jacob Poetl. Imbasnya gaya permainan mereka cocok dengan gaya bermain yang mereka usung sekarang. Alih-alih bermain lewat pick and roll buat ngebebasin Derozan yang emang bagus, mereka kini bermain drive and kick, terkadang bukan cuman lewat DeRozan tapi juga para forward Cara ini efektif bikin Houston Rockets mati kutu, dua kali. Mereka bahkan lebih dari lima kali ngalahin tim dengan skor besar, termasuk pas ketemu Portland Trail Blazers
Kelebihan: Nyaris semua pemain tim ini bisa nembak atau bertahan, bahkan centernya sekalipun Begitu pun pemain paling mungil di tim ini. Fred Van Vleet yang tau menempatkan posisi di depan pemain yang lebih tinggi.
startting line-up washington wizard (canadapost.net)
Kekurangan:Agak sulit mencari celah tim ini. Klopun mau dicari-(cari) mungkin malah Serge Ibaka yang staminanya nggak segarang dulu. Ibaka dan Lowry bisa jadi sasaran tembak ball handler secepat dan selincah adik saya Ben Simmons (halah). Tim ini bisa dibilang bisa kalah ketika mereka nggak terlalu ngotot, atau ketika ketemu tim yang punya ball rotation yang disiplin macam Warriors, begitu bola lepas, Curry, Durant, dan Green punya terlalu banyak pilihan buat masukin boladan klo udah, ngelakuin jump shot, saya tinggal angkat tangan, buat sorak-sorak.
Pemain Cadangan:Nah kalok biasanya biasana cadangan sebuah tim bagus punya keterampilan merata, pemain cadangan Raptors justru lebih bertenaga. Ketika menang besar dari Celtics, Delon Wright nyaris ga bisa dilewatin, dan Poetl mengisi peran Jonas Valanciunas dengan amat baik. Nggak heran tim ini percaya pisan ama para pemain
cadangannyaBoston Celtics vs. Milwaukee Bucks
Lihat Olahraga Selengkapnya
Hantu Pocong Lembang, Hiburan Siang di Jalan Macet!
4 bulan yang lalu