Selain juara dan runner-up grup, 4 tim peringkat ketiga terbaik dari total 6 grup berhak maju ke fase gugur. Inilah satu-satunya tiket yang masih bisa diperjuangkan Indonesia di laga pamungkas nanti.
Akan tetapi syarat untuk itu tergolong berat, yakni Indonesia harus menang dengan selisih minimal 3 gol bersih agar dapat menyalip AS di peringkat tiga Grup C. Itupun masih ada syarat tambahan: Spanyol, Kolombia, Tanzania, Uruguay atau Irak gagal menang di partai lain.
Bukan bermaksud meremehkan kemampuan Aditya, dkk. Namun Amerika Serikat mengalahkan Inggris 1-0 di partai pertama. Lalu Tim Paman Sam mampu mencetak 1 gol ke gawang Argentina, sekalipun pada akhirnya kalah 1-3.
Pendek kata, di atas kertas kemampuan AS lebih tinggi dari Indonesia. Target menang 3-0 ataupun skor lain dengan marjin bersih tiga gol, harus diakui, merupakan misi sangat berat. Namun demikian, selama bola masih bundar tidak ada salahnya untuk berharap kejutan.
Sekalipun kelak misi mengalahkan AS gagal, timnas Indonesia tidak akan langsung pulang dari Turki. Masih ada antara 1-3 pertandingan lagi yang bakal dimainkan timnas, tergantung hasil yang dicapai nanti.
Semua tim urutan 4 klasemen akhir grup akan diadu dalam klasifikasi peringkat 17-24 yang memakai sistem gugur. Kita semua tentu berharap, jangan sampai Indonesia menempati posisi paling buncit di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H