Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada ke Siaga (level III). Status Gunung Merapi ini dinaikkan pada Kamis (5/11/2020). Aktivitas vulkanik Merapi akhir-akhir ini dicemaskan dapat berpotensi membahayakan warga.
Dikutip dari kompas.com, pengamatan morfologi kawah Gunung Merapi pada tanggal 3 November 2020 belum menunjukkan pembentukan kubah lava baru. Sampai sekarang, kegempaan dan deformasi masih terus meningkat. Ini menimbulkan potensi ancaman bahaya berupa guguran lava lontaran material dan awan panas sejauh maksimal 5 kilometer.
Menariknya, peningkatan aktivitas vulkanik pada Oktober-November 2020 ini terjadi tepat sepuluh tahun setelah rangkaian letusan Merapi pada 2010 lalu.
Pada 26 Oktober 2010 atau sepuluh tahun lalu, Gunung Merapi meletus tiga kali pada sekitar pukul 18.25 WIB. Rangkaian letusan diikuti hujan abu di sekitar lereng Merapi, terutama di Kabupaten Sleman, Magelang, dan Klaten.
Letusan Gunung Merapi pada 2010 menewaskan 337 orang. Letusan ini juga meluluhlantakkan puluhan desa. Ratusan ribu orang terpaksa mengungsi.
Menurut berita terkini, sudah ada ratusan warga diungsikan ke tempat-tempat pengungsian. Kompas.com mencatat, menurut data terbaru BPBD Magelang, 795 warga lereng Merapi mengungsi. Mereka kini tersebar di 9 titik pengungsian.

Penting dicatat, kebutuhan barang ini mengandaikan skenario terburuk, yaitu letusan disertai hujan abu vulkanik. Tambah lagi, pandemi Covid-19 masih terjadi.
Sekadar kilas balik, pada Selasa (3/3/2020) pernah terjadi hujan abu di beberapa wilayah Boyolali akibat erupsi Gunung Merapi pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6.000 meter.

Salah satu sifat letusan Gunung Merapi adalah potensi adanya produksi abu vulkanik. Letusan akhir Oktober dan awal November 2010 membuktikan betapa dahsyatnya dampak abu vulkanik Gunung Merapi.