Ada beberapa video menarik  yang mencuri perhatian warga(net) pada hari pertama Lebaran tahun 2020 ini. Video-video tersebut menjadi menarik karena yang menjadi aktornya adalah kaum nonmuslim yang dengan gembira menghaturkan ucapan selamat Idul Fitri.
Video pertama menampilkan tiga suster biarawati yang menyanyikan lagu Idul Fitri anggitan Ismail Marzuki. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memberikan pujian tulus melalui akun Twitternya. Ganjar menulis,"Suaranya baguuuuus.... makasih ya."
Video kedua juga dipenggawai oleh sejumlah biarawati. Kali ini dari para suster di Jember, Jawa Timur. Mereka menari dan bernyanyi untuk turut berbahagia bersama saudara-saudari sebangsa dalam momen Lebaran tahun ini.
Video ketiga menampilkan Uskup Purwokerto, Monsinyur Christophorus Tri Harsono yang mengucapkan selamat Idul Fitri dalam bahasa Arab. Uskup kelahiran Bogor pada 18 Januari 1966 ini terpilih sebagai Uskup Purwokerto pada 14 Juli 2018.Â
Sekadar info, Uskup adalah semacam "gubernur" wilayah gerejani Katolik dan pastor/romo/pater adalah "bawahan sekaligus mitranya" yang melayani di aneka paroki (paguyuban gereja teritorial yang lebih kecil) dan lembaga.Â
Dalam video yang beredar, Mgr Tri mengucapkan "Ya ayyuhal ihwal al muslimuna rahimakumullah: wahai orang-orang Islam yang dirahmati Allah.
Taqabbalallahu minna waminkum:  semoga Allah menerima amal kami dan kalian. Ja alanallahu (wa iyyakum) minal aidzin wal faidzin: semoga kita kembali sebagai orang yang menang. Shiyamana wa shiyamakum: puasaku dan puasamu. Kullu ‘Aamin Wa Antum Bi Khair: Semoga Anda dalam kebaikan sepanjang tahun. Demikian transkrip menurut akun @svaradiva.
Uskup Belajar Bahasa Arab
Menariknya, kemampuan berbahasa Arab Uskup Purwokerto ini tidak didapatkan hanya dalam sekejap saja. Setelah lulus dari Universitas Katolik Bandung, Monsinyur Tri Harsono dari tahun 1998 hingga 2001 mengambil Licentiat Arab dan Studi Islam di Institut Kepausan untuk Studi Arab dan Islam (PISAI), di Roma.
Sebelum berkuliah di Roma, beliau telah berhasil lulus dari tahun akademik pertamanya di Kairo, di Dar Comboni dalam bidang Studi Arab. Setamat kuliah S2, beliau dari tahun 2001 hingga 2014 mengajar Studi Islam di Fakultas Filsafat UNPAR (Universitas Katolik Parahyangan). Dari 2007 hingga 2014, ia menjadi anggota FKUB Jawa Barat.Â
Upaya Dialog Agama melalui Aneka Cara
Dalam konteks Gereja Katolik (Indonesia), upaya dialog agama dilakukan melalui aneka cara. Salah satunya adalah dengan menyekolahkan pastor untuk studi bahasa Arab dan studi Islam, seperti yang dijalani Monsinyur Tri.Â