Semua masih sama. Hanya ada satu perubahan penting yakni kembalinya Romelu Lukaku yang sebelumnya sempat berkelana ke Liga Italia.
Komposisi racikan pelatih Tuchel ini terbukti ampuh dan sanggup mempertahankan performa mereka.
3.Permainan yang stabil sejak awal tahun ini.
Di klasemen liga Inggris saat ini, Chelsea memang masih tercecer di urutan tiga di bawah Manchester City dan Liverpool. Tapi perlu dicatat bahwa penampilan mereka cukup stabil sejak dua bulan belakangan ini.
Pasca kekalahan 0-1 dari Manchester City pada 15 Januari lalu, Chelsea tercatat hanya sekali kalah di ajang kompetisi domestik. Itupun kalah lewat adu pinalti di final Carabao Cup melawan Liverpool.
Sementara di ajang Liga Premier dan FA Cup , Chelsea mencatat rekor 7 kemenangan dan sekali seri.
Begitu juga di ajang Liga Champions.Tim asuhan Thomas Tuchel ini  bahkan menjadi satu-satunya tim di fase knock out yang mencatat kemenangan laga kandang dan tandang.
Fakta-fakta diatas menjadi sumber kekuatan bagi Chelsea untuk terus bertahan di Liga Champions ini. Terlepas dari permasalahan yang menimpa saat ini. Namun secara tim mereka cukup kompak.
Bagaimana halnya dengan Madrid ?
 Seperti halnya Chelsea, Madrid juga punya sederet alasan untuk tampil menjadi pemenang. Mari kita lihat faktanya.
1.Kondisi tim musim ini lebih stabil dibandingkan musim lalu.