Mohon tunggu...
Berita Jakarta
Berita Jakarta Mohon Tunggu... Jurnalis - Media Pemerintahan

Website Berita Resmi Pemprov DKI Jakarta Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. 2 Jakarta Indonesia Telp. +62 21 3822988, 3822488; Fax. +62 21 3822788, 3822846; Email : redaksi[at]beritajakarta.com

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Penertiban 5 TPS Liar di Areal TPU

20 Maret 2015   12:49 Diperbarui: 17 Juni 2015   09:22 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="" align="aligncenter" width="448" caption="beritajakarta.com"][/caption]

Instansi terkait diminta untuk menertibkan lima tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang berada di areal Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Dikarenakan keberadaan TPS liar tersebut dinilai membuat kumuh dan kotor areal TPU.

Kelima TPS itu masing-masing bertempat di RW 013 terdapat dua titik, RW 01 terdapat satu titik dan RW 003 terdapat dua titik. Gunungan sampah itu diketahui berasal dari Pasar Kamal dan warga sekitar TPU.

"Kami minta agar TPS liar di areal TPU untuk ditertibkan karena keberadaannya sangat mengganggu," ujar Siti Hasni, Kepala Seksi TPU Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat, Jumat (20/3).

Untuk menertibkan tiga TPS liar tersebut, Hasni menuturkan akan berkirim surat ke sejumlah instansi, seperti Suku Dinas Kebersihan, PD Pasar Jaya, Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur.

"Kalau mau dibangun TPS ya harus dirapikan sehingga ahli waris tidak merasa terganggu," tandas Hasni.

Dihubungi terpisah, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat, Anggiat Togatorop berjanji, dalam waktu dekat pihaknya akan mengangkut tumpukan sampah yang ada di areal TPU Tegal Alur.

“Kami memang terkendala soal ketersediaan lahan untuk TPS. Idealnya masing-masing RW memiliki satu TPS,” terang Anggiat.

Sumber: Beritajakarta.com

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun