Mohon tunggu...
Haji Dwi Sugiarto
Haji Dwi Sugiarto Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bergerak Berjuang Ber-Demokrasi

Tiyang Jawi nembe Sinau lan Nyinauni Jawi supados Njawani. Rawe-rawe rantas malang-malang putung.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pencak Silat Khas DKI Jakarta

1 Juni 2020   19:27 Diperbarui: 1 Juni 2020   19:36 254
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pencak Silat Betawi

" Bang Aji, besok kemane Bang ? " ... tanya Mat Ucup, temennya main pukulan. 

" Emang kenape Cup? ... Ane gak kemane-mane " ... Jawab Bang Aji, sambil nyruput kopi di bale depan rumahnye.

" Gini Bang, besok itu Mpok Erte Ai mantu sulungnye, pencak kite diminta main palang pintu nye, bisa kan ?" ... penjelasan Mat Ucup terhadap Bang aji. 

Sehingga Bang Aji sama Mat Ucup sudah pasangan main serasi dari kelompok main pukulannya, Yaitu Pencak Beksi, yang merupakan salah satu jenis pencak silat yang dicptakan oleh seorang pendekar silat dari tanah Betawi, sejak jaman penjajahan Belanda dahulu.

Ikatan Pencak silat Indonesia atau IPSI adalah wadah pencak silat dari berbagai aliran seluruh Indonesia, yang berguna untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia khususnya Pencak Silat. Didalamnya ada pelatihan para pelatih untuk menyatukan visi misi pencak silat, yaitu membangun budi daya anak bangsa, supaya berilmu pencak silat yang penu andap asor, punya jiwa patriot, punya kepedulian soaial kemasyarakatan dan lainnya.

Salah satu pemanfaatan / pelestarian pencak silat yaitu pada saat buka palang pintu, awal proses pernikahan di Betawi. Ini juga menghibur para keluarga kedua temanten dan para tamu yang ikut menyaksikan akad nikah.

Namun sayang sekali di musim pandemi virus corona covid19 ini, mereka tidak bisa tampil karena ada PSBB, yang mana pernikahan boleh di KAU dengan kehadiran sangat dibatasi. Semoga akan segera dimulainya new normal ini, proses pernikahan bisa normal kembali, tentunya palang pintu bisa dilaksanakan pula.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun