Sebagai sarana edukasi dan menanamkan kecintaan pada cagar budaya menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dengan tema Pentingnya Warisan Budaya. Hal ini juga didukung oleh Peraturan Daerah No. 10 Tahun 2015 tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya. Â Lomba yang diperuntukkan untuk siswa-siswi tingkat SMA/SMK di Kabupaten Brebes, ditutup sampai tanggal 20 Maret 2020.
Rendahnya minat siswa menulis tentang cagar budaya menjadi keprihatinan sendiri bagi Wijanarto,SPD.M.Hum , Kabid Kebudayaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes.Â
Setiap tahun  naskah yang masuk kepanitia LKTI tak lebih dari 20, jumlah siswa tingkat SMA ribuan jumlahnya dan jumlah cagar budaya lebih dari 80. Tetapi peminatnya dari tahun ke tahun belum beranjak dari 20 peserta.Â

Dengan adanya LKTI kita harapkan tumbuh minat menulis di kalangan generasi muda, Â mengenal lebih jauh tentang kebudayaan dan kesadaran sejarah sebagai bagian dari peradaban. Dan juga munculnya cagarbudaya baru yang selama ini belum teridentifikasi.Â
"Kemasan cagar budaya yang menarik dan kekinian tanpa meninggalkan fungsi dari cagar budaya itu sendiri, akan menjadi daya tarik masyarakat. Sebagai contoh eks PG Banjaratma yang kini menjadi Rest Area Heritage dan eks PG Jatibarang yang akan menjadi museum gula dan lokomotif  " tambahnya.  (KBC-54|Kompasianer Brebes).Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI