Hujan turun mengambil mentari
Tapi tak juga mengambil hati
Padahal hidup sudah setengah mati
Hujan datang satu kali
Di ruang hampir sepi tanpa penghuni
Padahal hanya perlu mengambil sekali lagi
Lalu aku turun ke hujan
Tuk mengumpulkan lebih banyak awan
Padahal itu hanya air mata tertahan
Hujan menarik garisnya smakin sedikit
Mengejek tak pastinya jarak ke langit
Padahal doa sudah berhimpit
Akhirnya hujan mengembalikan matahari
Bunga berseri, burung bernyanyi memuji hari
Padahal hari-hari sudah ku bereskan ke dalam laci
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI