Micro Puisi: Belum Ditidurkan Waktu
telah aku tengok di tengah malam semua puisiku
ternyata semua puisiku itu belum ditidurkan waktu
tak seperti biasanya malam itu entah aku tidak tahu
padahal sebelumnya dengkur tidurnya mengganggu
sekian ratus puisiku yang berebahan di lembaran kalam
tak bisa diam dan terus saja menyulam makna terdalam
katanya mumpung gairah hidupnya itu belum meredam
padahal sudah aku katakan kepada mereka untuk diam
(puisiku tak mau diam, 2021)
Puisi tentang semua puisi yang dituliskan dan dibagikan akan menjadi literasi terbuka dan menjadi bunyi bacaan yang bisa dibaca kapanpun juga.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!