Jika berjalan, gunakanlah akalmu, siaga slalu. Petunjuk Tuhan, selalu menyertai, mengawal hati.Â
Akal dan batin, mampu saling membimbing, beri cahaya. Jelas terlihat, tidaklah lamat-lamat, ingin terhormat. Dukung sekandung, jalan terbentang agung, tidaklah bingung. Mirip berperang, tidak sekedar berang, suka menantang .
Jika berakal, tak kan terombang-ambing, semakin pusing. Berhawa nafsu, cahaya gelap pekat, terikat sesat.
Mencari arah, terkesan sangat mudah, tetapi susah. Nyaman pun demikian, terbayang cerah, bebas gelisah. Pastilah pernah, korban kata terolah, terkesan indah. Ternyata tipu-tipu, hati pun perih, kena sembilu.
Mencari arah, terngiang gunung emas, segra melangkah. Jalan berliku, hidup mudah tertipu, tidak menentu.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI