engkau yang setia pada sepi
seperti gelap yang tak pernah di anggap
karena mata hanya suka pada cahaya
engkau yang takut pada bayang hitam di belakang tubuhmu
engkau sejatinya telah mengingkari cahaya yang menyinari tibuhmu
tidak usah menoleh pada bayangmu, karena itu akan membenimu,
hanya yang terus melangkah ke depan yang akan menjadi pemenangnya
dan sampai pada garis finishnya.
karena matahari tak pernah menunggu,
sekali berhenti, maka dia telah mengingkari harmoni
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI