Dia melirik keluar dari celah kecil di kolong tempat tidur. Suasana sunyi dan tenang. Di kamar tidur yang gelap, samar-samar masih terlihat pola putri kartun di dinding dan bentuk patung-patung mainan yang tersebar di sudut. Di luar jendela, dahan pohon bergoyang diam-diam tertiup angin yang tak terlihat.
Ada suara!
Sesuatu bergerak di atas. Terdengar gemerisik lembut seprai dan dengusan. Napas berat mereda menjadi sesuatu yang lebih teratur.
Astaga! Astaga! serunya dalam hati. Ada sesuatu di atas sana, aku tahu itu!
Dia telah mendengar dongeng tentang anak laki-laki, dan---ya Tuhan!---ayah dan ibu dari anak laki-laki itu. Mereka membawa cahaya. Cahaya yang mengerikan, membakar, dan kejam! Dan suara berisik. Dia tidak mau ditarik keluar dari kolong tempat tidur!
Ya Tuhan! Ya Tuhan! Ya Tuhan...
Dia merayap masuk lebih dalam di kolong tempat tidur. Di sana lebih aman. Di sana lebih gelap.
Jantungnya berdebar kencang. Dia berusaha untuk tidak bernapas karena takut ditemukan. Jika dengan begitu dia bisa melewati malam dengan aman, maka dia akan baik-baik saja.
Dia akan tetap di bawah tempat tidur. Di sana aman.
Cikarang, 19 Agustus 2023