Mohon tunggu...
Auliya VanessaLim
Auliya VanessaLim Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Senang berbagi info seputar pengetahuan
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pelajarr

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Cara Menentukan Madu Asli atau Tidak Part I

2 Maret 2022   21:28 Diperbarui: 2 Maret 2022   21:38 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

. Cek memakai bunda jari.

madu asli serta palsu pixabay

gambar: pixabay. com

Coba letakkan sedikit madu di bunda jari. Cek apakah madu tersebut hendak tumpah serta menyebar ke jari lain dengan kilat. Bila benar semacam itu, mungkin madu tersebut palsu. Dilansir dari food. ndtv, madu murni teksturnya kental serta tidak berair. Bila dibalurkan tidak hendak gampang menetes. Tidak hanya itu, rasa madu yang tidak murni bisa bertahan lama sebab terdapatnya bonus gula.

2. Memakai cuka.

madu asli serta palsu pixabay

gambar: pixabay. com

Gabungkan satu sendok makan madu, sedikit air, serta 2- 3 tetes sari cuka. Bila kombinasi ini berbusa, terdapat mungkin besar madu tersebut telah dipalsukan.

3. Uji memakai air.

madu asli serta palsu pixabay

gambar: pixabay. com

Ambil satu sendok teh madu kemudian masukkan ke dalam segelas penuh air. Madu palsu hendak larut dalam air, sebaliknya madu murni yang mempunyai tekstur lebih padat hendak mengendap pas di bawah gelas jadi gumpalan.

4. Uji memakai kain putih.

Teteskan satu sendok teh madu ke kain putih ataupun kertas isap. Bila madu langsung meresep lenyap serta meninggalkan bercak, mungkin madu itu palsu. Sebab bagi food. ndtv, madu asli tidak hendak terserap ataupun meninggalkan bercak pada kertas.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun