Mohon tunggu...
Khalishah AthirahChairy
Khalishah AthirahChairy Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Sosiologi UNJ

Mahasiswa FIS Sosiologi UNJ

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Keberlanjutan Program Makan Siang Gratis sebagai Strategi Intervensi Stunting

31 Maret 2024   19:26 Diperbarui: 31 Maret 2024   20:06 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Risiko dampak panjang pada beban keuangan negara perlu diperhatikan. Terlebih dengan alokasi anggaran yang terhitung sangat besar setiap tahunnya. 

Tanpa rencana keuangan yang jelas dan berkelanjutan, program makan siang gratis rentan terhadap pemotongan anggaran atau bahkan penghentian operasional.

Selain itu, program ini dapat mengurangi potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 

Sementara program makan siang gratis memberikan manfaat langsung kepada penerima manfaat, tidak adanya aliran kembali dana ke masyarakat dapat menghambat siklus ekonomi lokal, termasuk konsumsi lokal, pertumbuhan usaha kecil dan menengah, serta penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal. 

Usaha kecil dan menengah biasanya sangat bergantung pada pendapatan lokal untuk mendukung operasional mereka dan menciptakan lapangan kerja di komunitas lokal.

Dalam mengatasi stunting, perlu dipertimbangkan tidak hanya kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dampak jangka panjang dan ketersediaan sumber daya. 

Hal ini menuntut adanya strategi yang tidak hanya mengandalkan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dan sektor pertanian untuk menghasilkan pangan yang cukup dan berkualitas secara mandiri.

Selain itu, pemerintah perlu berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan lembaga internasional, untuk mengembangkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. 

Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, diharapkan upaya untuk mengatasi stunting dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia secara keseluruhan.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun