Bisik Hujan di Daun Telinga
(Atanshoo)
Hujan turun, menari di atap seng,
Menyanyikan lagu pilu di kaca jendela.
Tetesnya bagai bisikan,
Menghibur jiwa yang merana.
Daun telinga basah kuyup,
Menyerap setiap kata yang diucapkan.
Suara gemericik air,
Menciptakan simfoni alam yang memukau.
Hujan turun, membasahi bumi,
Menumbuhkan bunga yang harum mewangi.
Kehidupan baru pun tercipta,
Diiringi melodi alam yang menenangkan.
Bisik hujan di daun telinga,
Menyentuh hati yang terdalam.
Memberikan kedamaian dan ketenangan,
Di tengah hiruk pikuk kehidupan.
Hujan turun, membawa berkah,
Membersihkan jiwa dan raga.
Mensucikan hati dari dosa,
Dan memberikan harapan baru di masa depan.
Duduklah di jendela,
Rasakan bisik hujan di daun telinga.
Dengarkan ceritanya,
Tentang kehidupan dan keindahan alam semesta.
Hujan turun, membawa pesan,
Bahwa hidup ini penuh dengan perjuangan.
Namun, di balik setiap rintangan,
Selalu ada harapan dan kebahagiaan.
Bisik hujan di daun telinga,
Adalah pengingat bahwa kita tidak sendirian.
Alam selalu bersama kita,
Memberikan kekuatan dan semangat untuk terus menjalani hidup.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI