Dalam perspektif antropologi, manusia tidak hanya dipandang sebagai makhluk yang biologis, tetapi manusia dipandang sebagai makhluk yang berbudaya.Manusia juga memiliki kemampuan untuk menciptakan,belajar dan mewariskan budaya ke generasi berikutnya.Dalam perspektif antropologi, budaya tidak dibentuk oleh beberapa faktor-faktor internal dan eksternal , tetapi dibentuk oleh interaksi sosial dan pengalaman individu yang dimana setiap individu dapat memahami budaya, menghargai keragaman sosial dan dinamika sosial yang ada di masyarakat.Budaya didefinisikan sebagai keseluruhan sistem gagasan atau perilaku yang dipelajari suatu kelompok.Manusia sebagai berbudaya yaitu manusia yang mempunyai akal budi.
Akal yaitu kemampuan berpikir secara logis, bernalar dan memecahkan masalah manusia
Budi yaitu kemampuan yang merujuk pada aspek moral, etika dan nilai yang membentuk perilaku dalam konteks budaya.
Akal dan budi memiliki saling terkait yang berkontribusi dalam perkembangan budaya.Akal mendorong untuk berfikir secara kritis dan inovatif dan sementara budi memberikan panduan moral dan etika yang membentuk cara bertindak di dalam masyarakat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya:
Faktor internalÂ
Kemampuan manusia untuk bertahan dan melangsungkan hidupnya tidak hanya  sebatas pada aspek biologis,namun bagaimana caranya manusia bisa berinteraksi dengan lingkungannya dan menciptakan sistem lingkungan sosial budaya yang mendukung keberlangsungan hidup.
Akal dan budi manusia digunakan untuk bertahan hidup dan berkembang.Manusia menggunakan akal untuk memahami segala pengetahuan yang didapat.Akal memungkinkan manusia menciptakan alat-alat sederhana yang membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.Akal mendorong manusia untuk terus mencari cara baru agar dapat menyelesaikan masalah dan meningkatkan kualitas hidup yang menjadi perkembangan teknologi dan sosial budaya yang berinovasi.Budi mendorong manusia yang  menciptakan aturan-aturan sosial yang dapat mengatur perilaku  dan interaksi antar individu dan budi memberikan nilai-nilai yang berkaitan dengan perilaku manusia, seperti kebaikan, keadilan dan suatu kebenaran.
B. Faktor eksternalÂ
Ancaman dan Tantangan mempengaruhi budaya merujuk kepada perkembangan,perubahan dan dinamika budaya dari luar komunitas atau kelompok.
Akal dan budi manusia digunakan untuk bertahan dan mencegah dalam suatu ancaman dan tantangan.