Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Karyawan -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

rindu tak berujung rasa

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Kabar Gembira bagi Para Peziarah Indonesia

29 Juli 2018   09:46 Diperbarui: 29 Juli 2018   10:46 613
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
pakettourkeisrael.blogspot.com

Apa penilaian Anda mengenai kabar dibukanya kembali hubungan Israel dan Indonesia.

Maksudnya, seperti diberitakan bahwa awal Juni lalu pemerintah Israel menutup akses bagi Warga Negara Indonesia untuk memasuki Israel. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberlakukan aturan tersebut sebagai tindak balasan karena sebelumnya Indonesia melakukan hal yang sama terhadap warga negara Israel.

Mungkin Anda bertanya-tanya apa yang menjadi penyebab berubahnya kembali kebijakan Israel dengan dibukanya kembali izin visa bagi WNI yang mulai, tepatnya 27 Juni 2018.

Ada apa dengan pemerintah pimpinan Netanyahu? 

Apakah ada kontak komunikasi antara pemerintah Indonesia dengan Israel sehingga izin dibuka lagi?

Dalam hal ini pemerintah melalui Departemen Luar Negeri  menyatakan bahwa tidak ada kontak diplomatik mengenai persoalan izin visa.

"Tidak ada pembahasan diplomatik mengenai visa tersebut" jelas Arrmanatha Christiawan Nasir, juru bicara Kemenlu RI akhir Juni.

Jawaban yang pasti diperbolehkan lagi adalah karena Indonesia lebih dulu mengakhiri moratorium pembatasan masuk visa bagi warga Israel.

Arrmanatha menegaskan lagi bahwa tidak ada pembicaraan dengan pihak Israel, bahkan ia baru mengetahui kabar itu hanya dari teman-temannya.

"Sampai kapan pun negara tak akan membuka hubungan diplomatik, kecuali Palestina merdeka" kata jubir itu.

Tidak ada pembicaraan baik dari pemerintah maupun perwakilan RI di luar negeri soal terbukanya visa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun