Mohon tunggu...
Asep Zaenal Arifin
Asep Zaenal Arifin Mohon Tunggu... -

mahasiswa sthg 2015

Selanjutnya

Tutup

Politik

Nilai-nilai Luhur dalam Kekuatan Hukum

15 Desember 2015   10:56 Diperbarui: 15 Desember 2015   15:34 36
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Indonesia dalam proses negara hukum yang berdaulat pada kenyataanya sudah sangat banyak sekali produk-produk hukum yang telah diterbitkan, ini menandakan bahwa sebetulnya para lembaga suprastruktur seperti legislatif, eksekutif dan yudikatif sudah sangat dinamis dalam mengejar ketertinggalan hukum dari perkembangan masyarakat yang semakin memiliki kemajemukan prilaku yang pada akhirnya akan sangat berbahaya apabila kebebasan kehendak dalam perkembangan jaman tidak diimbangi dengan batasan prilaku dalam menjaga ketertiban berkehidupan.

Namun demikian dalam melengkapi hukum-hukum dimasyarakat sepertinya negara ini belum bisa mencari akar permasalahan dalam menghilangkan intervensi kepentingan para penguasa sebagai motor negara ini untuk senantiasa dapat menjaga netralitas dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat. Dalam proses politik yang secara eksplisit adalah cara membentuk kekuasaan harus selalu mendapatkan campur tangan dari pihak-pihak yang mencari keuntungan finansial dengan menggunakan pola balas jasa dari usaha membentuk koalisi pada saat proses pemilihan pemimpin bangsa ini.

Dalam hal ini , landasan dalam kekuatan hukum di dalam masyarakat harus di dasari dengan keimanan yang kuat dan kokoh agar masyarakat tidak mudah termanipulasi oleh anomali-anomali dalam penegakan hukum yang sering terjadi di negara ini.Dan juga harus dilakukan reformasi hukum sehingga cita nilai hukum dapat disegani oleh setiap masyarakat dan dapat disegani juga oleh para penegak hukum agar tidak mudah tercoreng.

Potret bangsa ini yang terlalu banyak manipulasi kepentingan yang terbungkus dalam bahasa bias politik semakin menjauhkan rasionalitas masyarakat dalam melihat perjuangan wakil wakil rakyat yang berada dalam pusaran kekuasaan.

Mari kita berjuan dalam membentuk landasan hukum yang ber azaskan nilai luhur dalam kerangka agama dan keyakinan yang kokoh.

@Asep Zaenal Arifin

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun