Mohon tunggu...
Ari Kurniawati
Ari Kurniawati Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Simply complicated

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Sabar

29 Juli 2010   05:13 Diperbarui: 26 Juni 2015   14:31 100
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Kata yang begitu sederhana namun memiliki banyak pengajaran bagi kita. Sabar ternyata tidak semudah mengucapkannya. Berapa kali kita harus mengahdapi situasi yang rumit dan membutuhkan kesabaran ?? Sering kali kita terjebak pada situasi dimana ego dan kepentingan pribadi lebih mendominasi kepala kita dibanding kata sabar itu sendiri. Pekerjaan, studi, keluarga, pacar, sahabat, dan masih banyak lagi yang mengharuskan kita terlibat sebuah konflik.

Sabar... Berapa kali kita mencoba bersabar ??? Seorang teman memberi tahu saya tentang manfaat sabar. Sabar ternyata memberi kenikmatan tersendiri saat kita bisa melakukannya dengan ikhlas hati. Artinya, kita harus mengesampingkan ego agar sabar itu menjadi manfaat bagi kita. Saya pernah mengalami suatu kejadian yang cukup mengecewakan. Pasangan batal menjemput saya karena klien yang tiba-tiba minta meeting. Date yang kami rencanakan batal seketika dalam arti sebenarnya. Namun saya berusaha untuk bersikap dewasa dan tidak menyalahkan dia. Hasilnya kesabaran itu membuahkan keintiman dan rasa pengertian yang lebih baik dalam hubungan kami.

Hal lain yang membuat saya merasakan manfaat sabar adalah pengendalian diri dari rasa marah. Seperti yang kita tahu bahwa marah tidak akan menyelesaikan masalah malah menambah masalah baru.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun