Hamparan pasir putih, rimbunnya pohon bakau, jernihnya air laut, dan semilirnya angin merupakan kombinasi panorama bahari yang akan sulit kami lupakan. Dan yang membuat Pantai Dedap istimewa karena pantai itu tak berpenghuni. Hanya ada Pak Agus, penjaga pantai itu.
Kebetulan pula, saat itu sedang tidak ada pengunjung lain selain rombongan kami. Sehingga, singgah dan makan siang di Pantai Dedap ini seolah seperti sedang berlibur ke pantai pribadi.
Sementara menu makan siang kami, meskipun sederhana, mampu menambah suasana semakin sempurna. Ikan asam pedas, kerupuk ikan, dan tumis sawi putih, terasa sangat nikmat ketika dimakan di sebuah pantai yang indah, dan di saat perut sedang lapar-laparnya. Hahaha....
Makan siang kami kian sempurna karena ditutup dengan kelapa muda yang segaaarrr. Fresh from the tree. Alias dipetik langsung dari pohonnya. Segerrrrr....
Selesai makan dan mengeksekusi kelapa muda, kami ekspolore Pantai Dedap. Terlalu sayang jika tidak mengabadikan pantai ini dalam foto.
Sekitar satu jam berlalu. Kami pun melanjutkan perjalanan kembali dalam kondisi perut kenyang. Kali ini tujuan kami adalah Pulau Abang. Di sana, kami akan kembali ber-snorkel ria.
Tiga puluh menit berselang, kami sampai di Pulau Abang. Tepatnya di laut yang berada di antara Pulau Abang dan Pulau Hantu. Tanpa menunggu aba-aba, kami kembali menceburkan diri ke laut.
Secara umum, pemandangan bawah laut di sini relatif sama dengan laut Pulau Dedap. Hanya saja, di sini lautnya lebih dalam. Airnya lebih dingin. Karangnya juga lebih beragam. Begitu juga dengan aneka biota lautnya, lebih bervariasi.
Namun ikan badut masih tetap mendominasi di antara ikan-ikan hias lainnya. Ukuran ikan badutnya juga lebih besar dibandingkan di Pulau Dedap. Dan, mereka lebih jinak dan manjaaaah.
"Biasanya turis suka ngasih makan mereka. Makanya mereka jinak," kata Dedi yang kemudian menyarankan supaya kami tak usah memberi makan ikan-ikan badut yang cantik nan lucu itu.
Dedi mengatakan, laut di antara Pulau Abang dan Pulau Hantu itu memang menjadi salah satu lokasi favorit para penyelam dan snorkler di wilayah Pulau Abang dan gugusannya. Karena selain karangnya masih bagus, biota lautnya juga lebih beragam.