Rabu 14 Desember 2022 kami telah menyelesaikan kerja praktek yang beranggotakan 2 orang, Arief maulana Thamrin, Bagas Gilang Sudrajat, dengan dosen pembimbing Bapak Ruslan. pada kerja praktek kali ini kami dari mahasiswa Universtas pamulang akan menganggkat tema " SISTEM INFORMASI PENJUALAN WARTEG BERBASIS WEB PADA WARTEG BAHARI MENGGUNAKAN METODE WATERFALL". Kerja Praktek kali ini kami bertempat di Warteg Bahari dengan owner bernama bapak Tusikun yanng beralamat jl. Puspitek, Buaran, Kec.Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Warung Tegal atau dikenal dengan sebutan Warteg adalah salah satu tipe warung makan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, terutama melekat di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah. Harga yang murah dan penyajian yang sederhana merupakan ciri khas yang menjadi faktor utama mengapa Warung Tegal lebih melekat di kalangan masyarakat tersebut.
Sepiring nasi penuh, sepotong daging ayam, dan kuah sayur, misalnya, dapat kita bayar hanya dengan harga Rp. 14.000,-(empat belas ribu rupiah). Jika dibandingkan dengan restoran Padang, harga menu makan di Warung Tegal jauh lebih murah. Warung Tegal boleh jadi sudah menjamah berbagai daerah. Tidak sedikit para pemilik warung ini yang sukses.
Perkembangan sistem informasi sekarang sangat cepat dan pesat, tidak sedikit yang menggunakan sistem informasi untuk membantu kemudahan dalam bekerja. Salah satu bentuk sistem informasi yang mudah dikembangkan adalah berbasis web, sistem informasi berbasis web tidak hanya digunakan untuk menampilkan informasi saja, namun dapat digunakan untuk berdialog dengan data sehingga memberikan informasi untuk mengambil sebuah keputusan.
Website adalah sering juga disebut Web, dapat diartikan suatu kumpulan- kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, data animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, yang dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.
Keberadaan warung Tegal sebagai bagian dalam kehidupan kaum urban menengah kebawah tidak dapat dinafikan . Kebutuhan kaum urban pinggiran yang berpenghasilan rendah, dilihat sebagai peluang emas oleh kaum urban dari Tegal dengan menyediakan makanan yang murah.
Terbukti warung Tegal dijadikan pilihan utama dan bahkan simbolitas dari masyarakat urban, untuk memenuhi kebutuhan primernya terhadap makanan dan tempat sosialisasi yang beridentitas murah, meriah, dan mengenyangkan.
Bentuk dan Lokasi Warung Tegal umumnya berada di wilayah urban antara lain diwilayah proyek proyek pembangunan, kampus, pusat-pusat perkulakan, dan tempat-tempat hunian masyarakat berekonomi kecil.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI