Saya melihat ini karena mereka bingung dengan cara kerja dan jalan pikiran gubernur barunya. Bos barunya. Setelah susah payah beradaptasi dengan pola kerja Ahok kemarin. Sekarang harus ikuti pola kerja dan gaya manajemen Anies. Dan mereka harus adaptasi lagi. Â Yang jelas saat ini semua anggota SKPD nya sedang deg-degan, harap-harap cemas. Karena kemungkinan semua yang ada hubungannya dengan ahok akan dihilangkan pelan-pelan. Entah dengan diganti atau dibuang.
Akhirnya tiap SKPD tidak pernah berani mengambil keputusan sendiri. Takut salah. Takut dipecat. Karena cara kerja yang sekarang tidak ada aturan. Semua peraturan kerja dan ketentuan yang lama bisa dilanggar oleh bos besar. Yang berarti tidak ada yang bisa dipegang. Akhirnya ya begini. Muter-muter saja. Yang penting jalan dan semua senang.
Padahal jika kita lihat di Kota Jakarta saat inibanyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan dan dikerjakan. DKI Jakarta akan menjadi kota yang  akan mengadakan Asian Games , sebuah perhelatan olahraga terbesar di  benua Asia.
Tetapi apa yang dilakukan gubernurnya??  Ini mah malah jalan-jalan.  Kemarin  jalan-jalan ke Maroko dan Turki. Ikutan antri salaman dengan presiden Turki. Menyedihkan sekali, kota besar seperti Jakarta pemimpinnya ikutan antrian salaman. Nama besar ibukota Jakarta hilang sudah.
Besok katanya gubernur kita mau ke Amerika Serikat.. mungkin ingin salaman dengan Donald Trump, have a nice trip Mr.Gubernur. Sekarang mah saya mau nikmati odong-odongnya. Keliling kota melihat-lihat pemandangan sambil diiringi lagu baru..
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H