Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.888 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 17-07-2024 dengan 2.280 highlight, 17 headline, dan 109.421 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Ketika Penaku Beradu Bunga

12 Oktober 2021   23:09 Diperbarui: 12 Oktober 2021   23:38 243
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto Pixabay.com

Aku selalu bahagia dalam dekapan rasa hangat
Memancar tanpa kata henti dari hati
Menatap ke dalam rimbunnya dedaunan nan bergemerisik
Menyembul warna merah merona bunga pacar air nan memesona

Pada sebuah rangkaian inspirasi alam
Membuat penaku menari dalam goresan tak bertepi
Aliran rasa yang bertubi-tubi menyeberangi samudera angan
Menuju sebuah karya tulisan yang gempita tak berujung pangkal

Terus menorehkan segala isi nurani dalam perpaduan indah bunga dan sebuah pena bertinta kenangan

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
20 Agustus 2021

Puisi ini sudah tayang di YPTD

18-1790

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun