Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.888 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 17-07-2024 dengan 2.280 highlight, 17 headline, dan 109.421 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Terima Kasih Tuhan untuk Persahabatan Ini

1 April 2020   23:32 Diperbarui: 1 April 2020   23:36 366
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Surabaya. Photo by Ari


Kuresapisetiap memori yang aku punya

Bersamasahabat-sahabatku yang dari TUHAN

Bervariasiberjuta sifat yang berbeda

Terkadangmenarik simpati dan perhatian spesialku


Namunsetalah lama kupikirkan lebih indah persahabatan

Tanpaada rasa lain yang mengganggu kalbu murni

Yang terkadang justru merusak jalinan indah itu 

Lebih indah bila bersama sahabat sebagai sahabat 


Kudapat tertawa bersama berbagi dalam suka

Jugasaling mengolok seperti anak kecil tanpa malu

Bahkanmenangis pun tak perlu disembunyikan

Bukansaja dalam suka berdua namun duka pula


Tawacanda canda tiada henti menyimpan kenangan

Manisdan berharga di hati yang terdalam

Sahabat, terimakasih untuk persahabatan ini 

Kubersyukur pada TUHAN untuk sahabat-sahabatku


Pernahterpikir seandainya ku dan kau bukan sahabat

Tapiada hubungan khusus sebagai kekasih

Namunternyata kusadari penuh betapa aku . . .

Hanyadapat menjadi sahabat baikmu, sungguh


Takbisa aku menjadi lebih dari sahabat untukmu

Juga kamu padaku hanya dapat menjadi 

Sahabat baikku sampai kapanpun jua 

Janganrusak persahabatan ini dengan apapun itu


Thank you GOD for our friendship. It is from YOU


written by Ari Budiyanti

#puisiHatiAriBudiyanti

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun