Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.888 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 17-07-2024 dengan 2.280 highlight, 17 headline, dan 109.421 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Natal Putih

25 Desember 2019   22:28 Diperbarui: 25 Desember 2019   22:44 39
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pohon Natal di sebuah Mall di Jakarta. Dokumen pribadi

Menuju kemanakah ingin kuarahkah hati
Saat meniti sebuah perjalanan diri
Dalam rangkaian pergulatan sepi
Berteman hanya gulana nurani

Sang Terang Besar itu telah datang
Menemui mereka yang dicintaNya
Dengan sepenuh ketulusan kasih sayang
Meski mereka menolak menerima

Ku dengar perjalanan jejak kaki
Dalam sayup angin menyuarakan
Sebuah pengharapan nan besar
Akan hati yang dalam kegelisahan

Terpotong keinginan hidup damai
Karena ada secercah kelembutan
Namun susah bertentangan hati
Dalam sebuah arti keyakinan

Lalu dentangan nada merdu mendayu
Menyapa manisnya sebuah sapaan
Dalam sebuah Natal bersalju
Di sebuah suasana keremangan

Ada harapan dalam Natal Putih
Yang melewati segala pencobaan
Terbentang pengharapan sejati
Akan jaminan gemilangnya masa depan

Natal putih
Natal nan bersih
Dari ingkar nurani
Menuju kedamaian abadi

....

Written by Ari Budiyanti
25 Desember 2019

#PuisiHatiAriBudiyanti

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun