oleh: Arfiani Yulianti Fiyul
Sepuluh jari aku meminta dalam doa yang tulus
Menggenggam harapan menyatukan mimpi yang berseru
Dalam setiap jari dalam setiap helaan nafas
Kubisikkan rindu tentang cinta yang tak terbatas
Sepuluh jari aku meminta dalam sujud yang kuhaturkan
Menyembah-Nya memohon kasih yang tak terkira
Dalam sepuluh jari dalam sepuluh alasan
Kuajukan permohonan tentang hidup yang selalu kucari
Sepuluh jari aku meminta dalam tangis yang menyayat
Mengharapkan damai mengejar ketenangan yang abadi
Dalam sepuluh jari dalam sepuluh harapan
Kutemukan diri dalam keikhlasan yang tak pernah pudar
Sepuluh jari aku meminta dalam dekapan malam yang sunyi
Memohon petunjuk mengharapkan cahaya yang menyinari
Dalam sepuluh jari dalam sepuluh doa
Kubawa Impian dalam kepercayaan yang tak akan layu
Sepuluh jari aku meminta oh Tuhan yang Maha Esa
Dekaplah aku dalam kasih-Mu yang tak terhingga
Dalam sepuluh jari dalam sepuluh permintaan
Kuharap Engkau dengar doa yang selalu kubawa
Sepuluh jari aku meminta dan biarkan ia menjadi saksi
Tentang aku tentang harapan, tentang mimpi
Dalam sepuluh jari dalam sepuluh kata
Kuukir makna  tentang hidup yang selalu kuminta
Berdoa atau berkomunikasi dengan Allah adalah cara untuk memohon bantuan, petunjuk, pengampunan, dan rahmat dari-Nya.
Penulis, Arfiani Yulianti Fiyul
Cimahi, 07 Agustus 2023