Hari masih pagi saat mata saya tertumbuk pada status FB seorang teman. Mengganggu juga di mata saya karena panjangnya status itu. Belum lagi, ada beberapa hal pada status tersebut yang mirip dengan saya. #Jadisensi. Sederhanakan persoalan, saya intip penulis status masih online,
______________________________________
Mas, kamu nulis status itu maksudnya apa?
--- sepi tak terjawab. Prasangka baik. Mungkin sambil sibuk yang lain. Ping.
Aku lagi sebel sama seseorang
--- oh? Aku ya? Pikiranku melayang. Cepat aku ketik pertanyaan tersebut.
Apakah saya?
--- Lama sekali jawabannya baru muncul.
Ngga kok. Ada deh.
Bukan aku ya? Sungguhan? Itu kok kayaknya di komen ada yang menyebut namaku?
Bukan mbak-e. Sungguhan.